
Monokuma, maskot misterius di balik permainan mematikan Danganronpa (Dok. PC Gamer)
JawaPos.com - Bayangkan, kamu dipaksa terjebak di sekolahmu, tanpa akses keluar sama sekali, jalanan ditutup, dan yang ada di sekolahmu hanya kamu dan teman sekelasmu. Memang, untuk makanan dan kebutuhan bertahan hidup disediakan. Namun, ada satu aturan mengerikan yang harus kamu patuhi: satu-satunya cara untuk keluar adalah dengan membunuh salah satu teman sekelasmu dan lolos tanpa ketahuan.
Dikutip dari pcgamer.com, Danganronpa adalah game visual novel, jenis game petualangan berbasis teks yang berfokus pada dialog dan populer di Jepang. Game ini bercerita tentang sekelompok siswa akademi elit bernama Hope's Peak Academy yang mengundang siswa-siswa elit, tetapi mereka justru jadi pion dalam suatu permainan.
Mereka dijebak di sekolah tersebut oleh seorang penjahat misterius bernama Monokuma, yang muncul dalam wujud boneka beruang. Tanpa akses ataupun jalan keluar, murid-murid tersebut diberi pilihan: berada di sini selamanya atau membunuh salah satu dari kalian tanpa ketahuan.
Karena sekolahnya adalah sekolah elit yang terkenal, para siswa yang diundang memiliki keahlian di masing-masing bidang, termasuk pemrograman, seni bela diri, menyanyi, dan bahkan menulis fan fiction. Sementara itu, Anda adalah seorang siswa biasa tanpa keterampilan khusus yang secara kebetulan memenangkan tempat di Hope's Peak melalui undian. Hal ini memberi Anda gelar "Ultimate Lucky Student", tetapi ironi dari gelar itu segera menjadi jelas.
Karakter-karakter di game ini unik-unik dan penuh warna. Ketika bermain, kamu bisa menjalin hubungan dengan mereka dengan berbicara, memberi hadiah, dan lainnya. Semakin lama bermain, kamu akan mulai merasakan kedekatan dengan karakter-karakter di game ini, semakin besar pula rasa keterikatan yang kamu rasakan.
Tapi, jangan lupa bahwa semua karakter di sini dipaksa untuk saling membunuh agar bisa keluar. Ketika seseorang akhirnya memutuskan untuk mengikuti permainan keji Monokuma, dan seseorang pun terbunuh, siapa pelakunya? Di sinilah Danganronpa menjadi misteri pembunuhan.
Anda harus mencari petunjuk, mewawancarai orang-orang, dan akhirnya membawa kasus Anda ke "pengadilan", dengan Monokuma bertindak sebagai hakim. Jika Anda berhasil membuktikan siapa pelakunya, mereka akan dijatuhi hukuman mati; jika tidak, semua orang akan mati.
Inilah alasan mengapa judul game ini, yang secara kasar diterjemahkan sebagai "memenangkan argumen dengan peluru", mulai masuk akal. Petunjuk yang Anda kumpulkan sebelum persidangan disebut "truth bullets". Saat seorang karakter memberikan pernyataan, Anda harus mencari bagian yang tidak masuk akal dan secara harfiah "menembaknya" menggunakan bukti yang benar. Bukti-bukti ini diwakili oleh silinder revolver yang bisa Anda putar, arahkan, dan tembakkan untuk mengungkap kebenaran. Mekanisme ini memang terdengar konyol, tapi dijamin persidangan dalam game ini sangat menegangkan.
Kasus-kasus dalam game ini juga dirancang dengan baik. Ini merupakan salah satu game detektif terbaik dengan misteri yang perlahan terungkap hingga momen "Aha!" saat kebenaran akhirnya jelas. Lalu, ketika kamu akhirnya menyadari bahwa karakter kesukaan kamu dibunuh atau membunuh, rasanya benar-benar menyakitkan. Apalagi setelah kamu akhirnya mulai dekat dengan karakter tersebut.
Game ini memiliki humor yang khas, dialog yang menarik, dan karakter yang hidup, tetapi juga sangat gelap. Monokuma adalah penjahat yang luar biasa jahat, dan ceritanya penuh dengan kejutan yang mengejutkan. Direkomendasikan bagi yang ingin mencoba game misteri, coba Danganronpa dan juga sekuel-sekuelnya!

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
