Balatro, salah satu game terbaik tahun 2024 (Dok. CBR)
JawaPos.com - Game tidak selalu dikembangkan oleh perusahaan besar seperti EA, Activision, atau Ubisoft. Faktanya, beberapa game dikerjakan oleh tim kecil atau bahkan individu, yang dikenal sebagai indie game developers.
Walaupun tidak memiliki produksi sebesar dan sepopuler game-game Triple-A, indie game sering kali menawarkan pengalaman yang berbeda dari kebanyakan game. Salah satu kesuksesan game indie adalah Balatro, sebuah permainan kartu roguelike yang berhasil menarik perhatian banyak pemain.
Mengutip dari laman CBR.com, game ini dibuat hanya oleh satu orang dengan nama alias LocalThunk dengan kontribusi tambahan seperti musik yang digubah oleh Luis Clemente. Tidak diragukan lagi bahwa Balatro adalah salah satu game indie tersukses di tahun 2024. Namun, dalam proses pengembangannya, LocalThunk sama sekali tidak menyangka bahwa game ini akan mencapai kesuksesan sebesar sekarang.
LocalThunk Mengira Balatro Hanya Akan Mendapat Sambutan Biasa Saja
Awalnya, Balatro hanya menjadi cara untuk LocalThunk mengisi waktu selama liburan beberapa minggu. Ternyata, berkembang menjadi game kartu roguelike yang kini dicintai banyak pemain. Sepanjang bertahun-tahun mengembangkan game, ia bahkan tidak bermaksud untuk merilis satu pun karyanya; baginya, membuat game hanyalah hobi yang ia nikmati untuk prosesnya.
Namun, sekitar Mei 2022, setelah berbulan-bulan mengerjakan proyek ini, LocalThunk mulai mempertimbangkan untuk merilisnya di Steam dengan judul Joker Poker, nama sementara setelah sebelumnya dinamakan hanya card game. Beberapa bulan kemudian, seorang temannya memberikan respons yang positif, sesuatu yang belum pernah ia alami selama bertahun-tahun berbagi game buatannya. Respons positif ini memotivasinya untuk serius menggarap Joker Poker, bahkan sampai mempekerjakan seorang freelancer, Luis Clemente, untuk mengubah soundtrack-nya.
Setelah berbulan-bulan dalam pengembangan, LocalThunk mencoba 20 judul berbeda sebelum akhirnya memilih Balatro. Pada April 2023, ia membayar biaya pendaftaran $100 US Dollar untuk mengunggah game ke Steam dan mengunggah versi beta pertamanya pada bulan berikutnya. Hingga akhir Mei, Balatro hanya memiliki 48 wishlist di Steam. Tidak menyerah, LocalThunk semakin serius dalam menyiapkan perilisan penuh, termasuk menandatangani kontrak dengan PlayStack, merilis demo, dan berkolaborasi dengan playtester.
Setelah mendistribusikan game keys, embargo ulasan untuk Balatro resmi dicabut pada 19 Februari 2024. Dalam sebuah postingan blog, LocalThunk mengungkapkan bahwa ia memperkirakan game ini akan mendapatkan skor sekitar 6 atau 7. Ternyata, yang terjadi adalah pada hari akhir Balatro justru mendapatkan skor rata-rata di atas 90 di Metacritic dan OpenCritic. Ia bahkan mengakui, “Saya tidak berpikir akan memberi Balatro skor lebih tinggi dari 8, padahal saya sendiri yang membuatnya."
Keesokan harinya, Balatro resmi dirilis secara penuh, dengan jumlah wishlist di Steam mencapai 208.401. Meski demikian, pada saat itu LocalThunk masih belum menyangka seberapa besar kesuksesan yang akan diraih oleh game kecilnya ini. Saat hari peluncuran tiba, ia bahkan menunggu beberapa jam sebelum memeriksa Steam, mengira belum ada data penjualan yang masuk. Namun, saat akhirnya mengecek, ia mendapati bahwa Balatro telah terjual lebih dari 50.000 kopi. Hingga akhir hari, angka itu melonjak menjadi lebih dari 119.000 kopi hanya di Steam.
Sebagai pengembang indie, LocalThunk sudah mempersiapkan dirinya untuk menghadapi perbaikan dan pembaruan. Namun, yang terjadi justru sebaliknya, Balatro dirilis secara matang dan stabil, sehingga mendapatkan respons yang luar biasa dari para pemainnya. Tidak menyangka, ia telah menghasilkan lebih banyak uang "daripada sepanjang hidupnya."
Sejak peluncurannya, Balatro telah mendapatkan beberapa penghargaan. Dalam enam bulan, tepatnya Agustus 2024, game ini telah terjual 2 juta kopi, dan pada Januari 2025, angka itu melonjak menjadi 5 juta kopi. Prestasi ini semakin diperkuat dengan pencapaiannya sebagai salah satu dari tiga game indie yang pernah dinominasikan untuk Game of the Year di The Game Awards, serta nominasi Best Game di ajang BAFTA.
Kesuksesan Balatro pada hari peluncurannya sudah “10-20 kali lebih besar” dari yang diharapkan. Walaupun hal ini adalah hal yang bagus, LocalThunk jujur kalau hal ini terlalu luar biasa baginya, hingga ada saat-saat di mana dia berharap bisa kembali ke kehidupan di mana membuat game hanyalah sekadar hobi.
Dalam postingan blog-nya, LocalThunk menceritakan secara detail proses pengembangan Balatro. Dari seorang pekerja IT biasa, ia beralih menjadi pengembang game independen penuh waktu. Kini, Balatro menjadi salah satu game terbesar di dunia.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
