Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 4 Februari 2022 | 23.46 WIB

Kesandung Kasus Pemerkosaan, Mason Greenwood Didepak dari FIFA 22

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Pekan lalu, pesepakbola Manchester United Mason Greenwood dituduh melakukan pemerkosaan dan penyerangan oleh seorang wanita di Instagram. Setelah itu, dia ditangkap oleh kepolisian di Manchester.

Hasil penyelidikan sementara mengungkapkan bahwa Greenwood dicurigai melakukan penyerangan seksual dan membuat ancaman untuk membunuh. Menurut BBC, polisi mengatakan hakim telah memberikan perpanjangan waktu untuk menahannya.

Menyusul setelahnya, Manchester United (MU) memberikan pernyataan, Greenwood tidak akan bermain untuk klub sampai pemberitahuan lebih lanjut. Dan kini, pengembang game Electronic Arts (EA) telah merilis pernyataan yang mengumumkan bahwa Greenwood telah dikeluarkan dari game FIFA 22.

Dikutip dari PC Gamer, Jumat (4/2), menyusul keputusan tersebut, Greenwood tidak akan lagi muncul dalam regu aktif. Greenwood telah dikeluarkan dari FIFA Ultimate Team paket dan Ultimate Draft.

Namun, semua simpanan yang sudah ada sebelumnya dalam Career Mode dengan pemain akan tetap ada, meski ia tidak dapat dipilih. "Mason Greenwood telah dikeluarkan dari skuad aktif di FIFA 22 dan juga telah diskors dalam paket FIFA Ultimate Team (FUT) dan Ultimate Draft," kata juru bicara EA Sports, dikutip dari Mirror.

Selain FIFA 22, Nike juga memutuskan hubungan dengan Greenwood. Perusahaan alat dan pakaian olah raga itu mengaku prihatin dan bakal terus memantau situasi Greenwood.

Tahun lalu, pemain Benjamin Mendy juga dikeluarkan dari FIFA 22 menyusul tuduhan pemerkosaan, tetapi kartu FUT yang memuat kemiripannya tetap ada. EA Sports menghapus Benjamin Mendy di FIFA 22 pada September 2021 atas tuduhan pemerkosaan dan kekerasan seksual.

EA sendidi menggunakan istilah "suspensi" pada dihapusnya karakter Greenwood dari game FIFA 22. Apakah karakternya akan kembali dapat dimainkan nantinya, semua tergantung hasil dari penyelidikan kasus ini.

Greenwood pada Rabu (2/2) waktu setempat sudah dibebaskan dengan jaminan, usai tuduhan kekerasan dan percobaan pemerkosaan pada kekasihnya, Harriet Robson. Sebelumnya, penyerang berusia 20 tahun itu ditangkap setelah Robson mengungkapkan penganiayaan Greenwood dengan menunjukkan foto dirinya babak belur di media sosial, Minggu (30/1).

Kepolisian Manchester kemudian menangkap Greenwood atas dugaan tersebut pada Selasa. MU juga bertindak dengan menyatakan sang pemain tidak akan kembali berlatih atau bertanding pemberitahuan lebih lanjut.

"Kami tidak memaafkan kekerasan dalam bentuk apa pun. Kami tidak akan membuat komentar lebih lanjut sampai fakta telah terungkap," tulis keterangan resmi MU.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore