
Heru, 40, seorang tukang jasa pijat yang mengais rezeki di penyeberangan Merak-Bakauheni. (Dimas Choirul/JawaPos.com)
JawaPos.com - Suasana arus mudik Lebaran yang identik dengan lonjakan pergerakan penumpang, ternyata tidak selalu berdampak positif bagi semua pencari nafkah di sekitar jalur penyeberangan Merak-Bakauheni.
Heru, 40, seorang tukang jasa pijat saat ditemui JawaPos.com, mengatakan justru merasakan penurunan penghasilan signifikan pada periode tersebut.
“Kadang gak dapat, Bang, sejalan-jalannya gitu. Kalau arus mudik arus balik gitu gak dapat,” ujar Heru kepada JawaPos.com, di KMP Adinda Windu Karsa dalam perjalanan dari Merak ke Bakauheni, Rabu (18/3).
Heru yang berasal dari Bogor ini telah menekuni pekerjaan sebagai tukang pijat selama sekitar dua hingga tiga tahun terakhir. Sebelumnya, ia bekerja sebagai petugas keamanan di kawasan Marunda, Jakarta Utara.
Menurut Heru, kondisi saat arus mudik maupun arus balik nanti sangat berbeda dibanding hari-hari biasa. Jika pada hari normal pelanggan didominasi sopir truk yang kelelahan, maka saat mudik jumlah tersebut menurun drastis.
“Kalau bagi tukang urut mah sih tambah parah, Bang. Mending hari-hari biasa aja,” ujarnya.
Ia menjelaskan, adanya pembatasan operasional truk di Pelabuhan Merak yang beralih ke Pelabuhan Ciwandan membuat potensi pelanggan berkurang. Selain itu, pemudik juga cenderung enggan menggunakan jasa pijat.
“Iya, karena mereka itu kan kadang malu (kalau diurut di tempat umum) gitu kalau arus mudik itu,” jelasnya. Kondisi itu juga dikatakan Heru dirasakan semua jasa tukang pijat lainnya.
Dalam kondisi normal, Heru masih bisa memperoleh pemasukan dari beberapa kali perjalanan pulang-pergi (PP). Dari aktivitas tersebut, ia bisa mengantongi penghasilan harian yang cukup untuk kebutuhan keluarga.
“Ya lumayanlah Rp 200 ribu, buat makan Rp Rp 50 ribu, buat kirim ke istri Rp 100 ribu gitu normal-normal aja sih,” tuturnya.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
