
Peserta mudik gratis Pertamina yang berangkat dari TMII, Jakarta Timur, pada Minggu (15/3). (Dok. Istimewa)
JawaPos.com - Gelombang mudik ke kampung halaman telah mulai berlangsung menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Tidak ketinggalan dengan yang dilakukan oleh Lina yang akan merayakan Lebaran di Ngawi, Jawa Timur.
Lina merupakan satu dari 5 ribu peserta mudik yang mengikuti program Mudik Bareng Pertamina 2026 yang diberangkatkan dari dari Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta pada Minggu (15/3).
Saat dijumpai di pintu 3, dia sedang menunggu waktu keberangkatan, seraya duduk sambil menikmati hiburan yang disajikan. Ia sudah hadir di tempat itu sejak pukul 03.30 WIB.
Warga Jakarta yang bekerja sebagai pegawai dengan gaji UMR itu berangkat bersama suami dan tante. Dia dan suami telah berburu tiket alias ticket war gratis ke Pertamina. Dia menjadi salah satu pemudik yang bisa mudik tahun ini secara gratis dengan menggunakan bus yang disediakan PT Pertamina (Persero).
Bagi Lina mudik gratis kali ini adalah pengalaman kali kedua. “Suami yang gigih untuk mencari tiket ini demi kami bisa berbagi kepada orang tua dan kerabat di Ngawi,” kata Lina.
Dengan ikut program mudik gratis, Lina dan keluarga dapat menghemat Rp 2.100.000. “Itupun baru pengeluaran untuk tiket, belum termasuk makan dan minum. Tapi kalau ikut program Mudik Bareng Pertamina ini, semuanya gratis. Alhamdulillah,” ujarnya penuh syukur.
Lantas dari nilai penghematan itu Lina bisa memanfaatkannya untuk keperluan menyambut Lebaran, seperti memasak hidangan saat berkumpul bersama keluarga. “Kami biasa memasak opor ayam kampung, itu menu tradisi keluarga. Selebihnya, uang itu sudah kami tukar dengan uang baru untuk mengisi ‘angpao’ Lebaran untuk anak-anak,” ungkapnya penuh riang.
Iwan, peserta mudik gratis lainnya mengaku baru kali pertama mengikuti program mudik itu. Bagi warga Jalan Bangka, Jakarta Selatan, itu mudik gratis menjadi peluang yang baik di tengah kondisi ekonomi dan kebutuhan hidup semakin meningkat.
Dengan gaji yang serba cukup untuk bertahan, Iwan merasa sangat terbantu dengan program mudik gratis. “Dalam kondisi seperti sekarang, kita memang harus banyak berhemat. Nah kalau program Mudik Bareng Pertamina 2026 ini bukan hanya hemat, saya juga tidak lelah,” katanya seraya tergelak.
Banyak hal yang telah dirindukan oleh keluarga Iwan. Segala kerinduannya akan tertunaikan hari ini sesampai di Yogyakarta. “Semoga jalanan dalam kota Yogyakarta belum macet, kami ingin sekali menikmati soto dan sate klathak, sudah lama kami rindu kuliner Yogyakarta yang jarang kami temukan beberapa tahun terakhir. Kami mudik terakhir tiga tahun lalu,” kata dia.
Iwan yang selama ini secara ekonomi juga ditopang sang istri. Namun, baru-baru ini istrinya terkena perampingan perusahaan. Sehingga kondisi keuangan sangat terbatas.
