Emil Dardak dan istrinya, Arumi Bachsin sungkem kepada kedua orang tuanya sebelum nyoblos di TPS, Rabu (27/6)
JawaPos.com - Hari Raya Idulfitri tinggal empat hari lagi, di Indonesia terdapat berbagai macam tradisi yang dilakukan di hari raya Idulfitri, salahsatunya tradisi sungkeman atau bermaaf-maafan ke keluarga, sanak saudara, kerabat dan tetangga rumah.
Menurut KBBI Online, istilah sungkem berasal dari bahasa Jawa yang berarti ‘sujud’, yaitu sebagai tanda bakti dan hormat kepada sesama, biasanya digunakan oleh yang muda kepada yang lebih tua.
Tujuan dari sungkem atau sungkeman sendiri adalah untuk meminta maaf, namun masih banyak yang masih bingung tentang cara sungkem yang baik menggunakan bahasa Jawa agar tidak terlihat kikuk, sopan, dan enak untuk diucapkan.
Terlebih lagi sungkem biasanya menggunakan bahasa Jawa krama untuk menunjukkan tata krama kepada orang yang lebih tua.
Sayangnya, pada zaman sekarang ini tidak banyak orang yang bisa berbahasa Jawa Krama terutama anak muda, sehingga mereka akan kesulitan saat akan melaksanakan sungkeman.
Berikut contoh teks sungkem bahasa Jawa yang bisa dijadikan referensi atau hafalan ketika melakukan sungkeman di hari raya Idulfitri lengkap dengan artinya.
1. “Ngaturaken sembah pangabekti kula kagem panjenengan. Sapinten lepat kula, lampah kula, tutur kula, kula nyuwun agenging pangapunten lan mugi mugi saget linebur ing dinten riyadin menika."
Artinya : Saya mengucapkan hormat dan bakti saya kepada anda. Seberapa banyak kesalahan saya, tindakan saya, ucap kata saya, saya meminta maaf sebesar-besarnya, dan semoga di hari raya ini kesalahan saya dapat dimaafkan.
2. "Ngaturaken sugeng riyadin, nyuwun agunging pangapunten. menawi katah kalepatan ingkang disengaja utawi mboten disengaja dumatheng panjenengan sami, kula nyuwun agunging pangaksami."
Artinya: Saya mengucapkan hari raya idul fitri, mohon maaf lahir dan batin. Apabila saya mempunyai salah yang disengaja atau tidak sengaja kepada anda sekeluarga, saya minta maaf sebesar-besarnya.
3. "Ing bakda riyadin menika kula nyuwun pangapunten saageng agengipun anggen kula tumindak lan tetembung, menawi taksih wonten katah kalepatan. Mugi-mugi ing dinten menika, kalepatan kula kaliyan penjengan sami saget linebur lan diijabah dening Gusti kang Maha Agung."
Artinya: Di hari raya idulfitri ini, saya meminta maaf sebesar-besarnya atas tindakan dan ucapan saya. Semoga di hari ini kesalahan saya dan anda sekalian, dimaafkan dan diridhoi oleh Allah SWT.
4. "Ngaturaken sugeng riyadin lan ugi nyuwun pangapunten sakathahing kalepatan kula dhateng penjenengan sakulawarga."

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
