Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 16 Maret 2024 | 23.21 WIB

Amalan yang Bisa Dilakukan Perempuan saat Haid di Bulan Ramadan, Apakah Membaca Alquran Diperbolehkan?

Ilustrasi haid. (Freepik)

JawaPos.com – Periode haid pada perempuan adalah sebuah fitrah dari Allah Taala. Umumnya periode ini berlangsung dalam kurun waktu 1 minggu, atau sekitar 5-7 hari.

Di Bulan Ramadan, perempuan yang sedang haid tentu terhalang dari berpuasa. Namun, masih ada amalan-amalan yang bisa dilakukan oleh perempuan haid selain salat dan puasa.

Amalan-amalan di bulan Ramadan ini bisa dilakukan dengan mudah. Bahkan, tidak mengurangi nilai kebaikan yang didapat.

Dilansir dari situs resmi Majelis Ulama Indonesia, amalan perempuan saat haid ini adalah sesuai dengan penafsiran di dalam Alquran dan hadis.

1. Membaca Shalawat

Saat perempuan haid, kewajiban sholat, puasa Ramadan dan juga menyentuh mushaf menjadi terlarang. Namun bukan berarti tidak ada ibadah yang bisa dilakukan.

Perempuan yang mengalami menstruasi bisa memperbanyak membaca shalawat. Selain itu, melantunkan shalawat juga akan mendatangkan ketenangan di dalam hati.

Mengirimkan shalawat kepada Nabi Muhammad saw juga akan mendapat ganjaran. Nabi bersabda, “Barangsiapa bershalawat kepadaku sekali, Allah memberikan rahmat kepadanya sepuluh kali.’

2. Murajaah

Meskipun tidak diperbolehkan menyentuh mushaf, perempuan haid masih bisa melakukan murajaah atau mengulang hafalan Alquran.

Keutamaan membaca Alquran akan tetap didapatkan meskipun tanpa menyentuh mushaf.

Editor: Nicolaus Ade
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore