
Tarawih di Bulan Ramadhan/Freepik
JawaPos.com - Sebentar lagi seluruh umat Islam akan merasakan kebahagiaan akan datangnya bulan Ramadhan.
Dan dalam bulan Ramadahan seluruh umat Islam diwajibkan untuk melaksanakan ibadah puasa selama 1 bulan penuh.
Menyambut bulan Ramadhan pastinya penuh rasa kebahagiaan haru dan juga hal yang ditunggu-tunggu.
Bulan Ramadhan sendiri menjadi sangat istimewa bagi umat Islam lantaran bulan ini merupakan turunnya Al Qur'an ke dunia.
Menyambut bulan yang paling mulia serta penuh keistimewaan, yuk simak 15 cara yang bisa dilakukan agar puasa bulan Ramadhan menjadi lebih sempurna.
Dikutip dari NU.or.id ada 15 cara yang bisa dilakukan agar puasa Ramadhan lebih sempurna.
Menurut kiai yang pernah menjabat sebagai Ketua Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LD PBNU) masa khidmah 2004-2010 ini, hal pertama yang bisa dilakukan adalah mempersiapkan diri dan memohon maaf kepada sesama.
“Pertama, mempersiapkan jasmani dan rohani, mental spiritual seperti membersihkan lingkungan, badan, pikiran dan hati dengan memperbanyak permohonan ampun kepada Allah SWT dan minta maaf kepada sesama manusia,” jelasnya.
“Kedua, menyambut bulan suci Ramadhan dengan rasa senang dan gembira karena akan meraih kebajikan yang berlipat ganda. Ketiga, meluruskan niat yang tulus ikhlas, hanya ingin mendapat ridha Allah SWT. Karena setan tidak akan mampu mengganggu orang yang tulus ikhlas dalam ibadah,” lanjutnya.
Hal keempat adalah berpuasa dengan penuh sabar untuk melatih fisik dan mental. Menurutnya, dengan kesabaran seseorang akan mendapat pahala yang sangat banyak. Ia kemudian mengutip firman Allah dalam surat Az-Zumar ayat kesepuluh yang memiliki arti ‘Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas. (QS Az-¬Zumar: 10)’.
Kelima, menyegerakan berbuka jika waktunya sudah tiba dan mengakhirkan makan sahur.
Keenam berdoa ketika berbuka puasa. Salah satu pendiri organisasi mahasiswa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ini kemudian menuliskan dua jenis doa yang dibaca ketika berbuka puasa.
اَللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أفْطَرْتُ (Allahumma laka shumtu wa ‘ala rizqika afthartu). Dan ذَهَبَ الظَّمَاءُ وَابْتَلَّتْ العُرُوْقُ وَثَبَتَ اْلأجْرُ إنْ شَاءَ اللهُ (Dzahaba adh-dhama`u wabtallat al-‘uruuqu wa tsabatal ajru insyaAllaah),” tulisnya.
Ketujuh adalah berbuka dengan kurma atau air. Menurutnya, ini sebagaimana yang disampaikan oleh Rasulullah dalam hadits riwayat Abu Dawud.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
