
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam peninjauan arus mudik pada Rabu (26/3). (Polri)
JawaPos.com - Pelaksanaan one way nasional yang sudah disiapkan oleh Korlantas Polri bakal dilakukan dengan basis data. Aba-aba rekayasa lalu lintas di sepanjang Jalan Tol Trans Jawa itu berasal dari Kilometer 50 Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Jika kendaraan yang melintas sudah lebih dari delapan ribu unit per jam, maka one way nasional bakal dilakukan.
Informasi tersebut disampaikan oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo pada Rabu (26/3). Bersama beberapa pejabat lain seperti Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Karya Sumadi, dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, dia meninjau arus mudik di beberapa titik.
”Tentunya (penerapan one way nasional)akan diinformasikan kepada masyarakat sebelumnya melalui jalur-jalur media yang kami miliki. Media sosial, media mainstream, media TV, sehingga masyarakat terinformasi dari awal terkait dengan potensi-potensi rekayasa yang akan terjadi,” terang dia.
Terpisah, Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menyampaikan bahwa penerapan strategi rekayasa lalu lintas oleh instansinya memang berbasis data. Baik one way nasional maupun strategi rekayasa lalu lintas lainnya seperti contraflow. Daya yang mereka himpun berasal dari traffic counting kendaraan selama arus mudik.
”Ketika nanti bangkitan arus cukup tinggi indikator-indikator daripada contraflow dan one way itu sudah jelas. Kalau contraflow radar yang di Kilometer 50 itu sudah 5.500 (kendaraan) baru nanti diberlakukan contraflow satu lajur, bila sudah 6.400 kendaraan satu jam berturut-turut kami akan berlakukan contraflow lajur 2, sampai ketiga 7.400 kendaraan berturut-turut dalam satu jam,” terang dia.
Sejauh ini, Korlantas Polri memprediksi bahwa one way nasional bakal dilakukan pada H-3 Idul Fitri atau mulai 28 Maret. Namun, tidak menutup kemungkinan pemberlakuannya lebih cepat.
Semua berbasis pada data. Sebagaimana disampaikan oleh kapolri, strategi rekayasa lalu lintas contraflow bahkan bisa jadi diterapkan lebih cepat. Mengingat adanya pertumbuhan arus kendaraan.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
