Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 26 Maret 2025 | 23.30 WIB

Kepadatan di Kilometer 50 Jalan Tol Jakarta-Cikampek Jadi Aba-Aba One Way Nasional Arus Mudik Lebaran 2025

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam peninjauan arus mudik pada Rabu (26/3). (Polri) - Image

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam peninjauan arus mudik pada Rabu (26/3). (Polri)

JawaPos.com - Pelaksanaan one way nasional yang sudah disiapkan oleh Korlantas Polri bakal dilakukan dengan basis data. Aba-aba rekayasa lalu lintas di sepanjang Jalan Tol Trans Jawa itu berasal dari Kilometer 50 Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Jika kendaraan yang melintas sudah lebih dari delapan ribu unit per jam, maka one way nasional bakal dilakukan. 

Informasi tersebut disampaikan oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo pada Rabu (26/3). Bersama beberapa pejabat lain seperti Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Karya Sumadi, dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, dia meninjau arus mudik di beberapa titik. 

”Tentunya (penerapan one way nasional)akan diinformasikan kepada masyarakat sebelumnya melalui jalur-jalur media yang kami miliki. Media sosial, media mainstream, media TV, sehingga masyarakat terinformasi dari awal terkait dengan potensi-potensi rekayasa yang akan terjadi,” terang dia. 

Terpisah, Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menyampaikan bahwa penerapan strategi rekayasa lalu lintas oleh instansinya memang berbasis data. Baik one way nasional maupun strategi rekayasa lalu lintas lainnya seperti contraflow. Daya yang mereka himpun berasal dari traffic counting kendaraan selama arus mudik.

”Ketika nanti bangkitan arus cukup tinggi indikator-indikator daripada contraflow dan one way itu sudah jelas. Kalau contraflow radar yang di Kilometer 50 itu sudah 5.500 (kendaraan) baru nanti diberlakukan contraflow satu lajur, bila sudah 6.400 kendaraan satu jam berturut-turut kami akan berlakukan contraflow lajur 2, sampai ketiga 7.400 kendaraan berturut-turut dalam satu jam,” terang dia.

Sejauh ini, Korlantas Polri memprediksi bahwa one way nasional bakal dilakukan pada H-3 Idul Fitri atau mulai 28 Maret. Namun, tidak menutup kemungkinan pemberlakuannya lebih cepat.

Semua berbasis pada data. Sebagaimana disampaikan oleh kapolri, strategi rekayasa lalu lintas contraflow bahkan bisa jadi diterapkan lebih cepat. Mengingat adanya pertumbuhan arus kendaraan. 

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore