Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 9 April 2026 | 19.10 WIB

Operasi Ketupat 2026 Sukses, Pengamat ITB sebut Dipengaruhi Penerapan Rekayasa Lalu Lintas yang Adaptif

Ilustrasi one way saat penyelenggaraan mudik lebaran 2026. (Polri) - Image

Ilustrasi one way saat penyelenggaraan mudik lebaran 2026. (Polri)

JawaPos.com - Pengamat transportasi dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Sony Sulaksono menilai ada beberapa indikator yang mendorong penyelenggaraan mudik lebaran 2026 berjalan baik. Keberhasilan ini pula yang membuat tingkat kepuasan masyarakat cukup tinggi.

Sony mengatakan, angka kecelakaan lalu lintas selama periode mudik dan arus balik lebaran tahun ini mengalami penurunan. Data ini menjadi salah satu indikator kepuasan masyarakat meningkat.

“Jadi 79,8 persen itu publik menyatakan terkait dengan menilai penyelenggaraan itu lebih baik dalam menekan angka kecelakaan. Sehingga kalau kita hubungkan lagi dengan kondisi yang lain, ada beberapa faktor kunci yang tentunya ini sangat membantu dalam menurunkan angka kecelakaan,” ujar Sony, Kamis (9/4).

Sony menyakini turunnya angka kecelakaan lalu lintas karena penerapan rekayasa lalu lintas yang lebih adaptif dan situasional. Dengan begitu, penyesuaian di jalan lebih sering dilakukan petugas, alih-alih mengikuti aturan baku.

Selain itu, koordinasi antara Polri dan pemangku kepentingan lainnya juga berjalan dengan baik. Hal ini yang membuat terjadi komunikasi terarah tanpa ego sektoral.

“Kita lihat koordinasi antar lembaga saat Operasi Ketupat 2026 kami meninjau nya itu terlihat lebih solid. Bahkan itu di level pusat ya maupun sampai dengan di level lapangan. Nah itu kelihatan sekali,” imbuhnya.

Banyak posko mudik yang didirikan oleh lembaga pemerintah diyakini turut menyumbang kontribusi berkurangnya angka kecelakaan lalu lintas. Tidak terjadinya kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) menjadikan masyarakat lebih tenang.

“Terjawab saat Operasi Ketupat 2026, ketersediaan bahan bakar itu 81,7 persen, itu kan sudah memberikan nilai bahwa saya masyarakat sangat puas dengan ketersediaan bahan bakar, sehingga isu-isu tersebut terpatahkan seperti itu,” jelas Sony.

Dia menyakini, keberhasilan penyelenggaraan mudik tahun ini bukan hasil dari satu kebijakan tunggal. Setiap elemen memberikan kontribusi kepada kesuksesan tersebut.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore