
Ilustrasi cara mengatur liburan sambil beribadah di bulan Ramadhan. (pexels/Sam Rana)
JawaPos.com - Beberapa orang melakukan perjalanan selama bulan Ramadhan terutama menjelang akhir bulan menjelang Idul Fitri. Selama perjalanan ini, mereka mungkin menghadapi beberapa kesulitan.
Hal ini terutama berlaku ketika mereka tidak punya pilihan selain bepergian selama 10 malam terakhir bulan Ramadhan. 10 malam terakhir ini menjadi waktu yang sangat istimewa dan melakukan perbuatan baik selama waktu ini akan sangat bermanfaat.
Sebagai umat Islam, kita tentu benar-benar ingin memastikan bahwa kita tidak akan kehilangan berkah tambahan ini. Jangan khawatir, dengan perencanaan yang matang, kita dapat mengatur liburan sambil tetap beribadah.
Dilansir dari Muslim Insider, inilah beberapa kiat praktis untuk membantu Anda tetap terhubung dengan iman dan menjunjung tinggi tradisi Ramadhan selama liburan.
1. Tetapkan niat yang tulus
Niat ibarat titik awal segala sesuatu yang dilakukan seorang muslim. Dengan berfokus pada niat yang benar dan memahami maknanya, Anda dapat menjadikan shalat dan ibadah lainnya lebih bermakna dan bernilai.
Pastikan niat dalam bepergian berada di jalan Allah, seperti bepergian untuk bertemu keluarga dengan tujuan mempererat tali silaturahmi.
2. Rencanakan kegiatan ibadah dengan jelas
Saat bepergian, sangat penting untuk melakukan segala sesuatu dengan penuh pertimbangan untuk memaksimalkan manfaatnya. Pertimbangkan tindakan spesifik apa yang ingin Anda lakukan.
Apakah itu shalat, membaca Al-Qur'an, mengucapkan salam, mengingat Allah (zikir), memohon ampunan-Nya, beramal, berdoa, atau melakukan perbuatan baik lainnya. Memiliki rencana yang terstruktur akan memastikan Anda memanfaatkan waktu sebaik-baiknya saat bepergian.
2. Pertimbangkan untuk memasuki kondisi itikaf
Itikaf seperti waktu istirahat spiritual di mana umat Islam menghabiskan waktu di masjid, dengan fokus semata-mata untuk berhubungan dengan Allah. Tindakan ini dianjurkan (sunah), terutama pada 10 malam terakhir bulan Ramadhan.
Meskipun bisa menjadi perjuangan bagi para pelancong, tidak ada waktu minimum untuk melakukan itikaf. Selama waktu ini, Anda dapat berkomitmen untuk melakukan shalat, membaca Al-Quran, dan merenungkan iman mereka.
“Nabi dulu beritikaf setiap tahun di bulan Ramadhan selama sepuluh hari, dan ketika tiba tahun kematiannya, beliau beri'tikaf selama dua puluh hari.” (HR. Abu Hurairah)
3. Jaga kesehatan mata, telinga dan mulut
Sebagai seorang Muslim, penting untuk memastikan mata, telinga, dan mulut tidak dikaitkan dengan hal-hal yang haram. Ini termasuk mencegah diri dari melihat, mendengar, atau mengatakan hal-hal yang mengarah pada dosa atau melanggar prinsip-prinsip Islam.
Bagian-bagian tubuh ini dianggap sebagai jalan menuju hati dan jiwa dalam Islam, sehingga umat Islam didorong untuk menjaga pandangan mereka, menahan diri dari mendengarkan musik dengan makna yang tidak pantas, menghindari gosip, dan menahan diri dari membuat ucapan yang menyakitkan.
Dengan menjaga hal-hal ini selama perjalanan, umat Islam dapat meningkatkan pahala mereka dan memperkuat hubungan spiritual mereka dengan Allah selama Ramadhan.
4. Menggunakan perangkat yang tepat
Di era digital ini, memiliki aplikasi untuk perangkat seluler atau tablet seperti aplikasi Dzikir dan aplikasi Al-Quran saat bepergian bisa sangat membantu. Dengan perangkat ini, umat Islam dapat tetap berkomitmen untuk beribadah saat bepergian.
Jika tidak, perangkat seperti sajadah, tajwid untuk muslimah, tasbih, dan buku doa dapat dibawa saat bepergian sehingga lebih mudah untuk melakukan ibadah. Manfaatkan waktu suci ini sebaik-baiknya dan dekatkan diri kepada Allah selama perjalanan.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
