Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 24 Maret 2024 | 14.34 WIB

Berhenti Malas-malasan Saat Berpuasa! Ini 6 Efek Buruk Kebanyakan Tidur Menurut Dokter

Ilustrasi: Perempuan yang tidur berlebihan.(yesdok.com) - Image

Ilustrasi: Perempuan yang tidur berlebihan.(yesdok.com)

JawaPos.com ­– Bulan puasa cenderung membuat sebagian orang merasa lemas, sebab tidak adanya asupan selama beberapa jam.

Akan tetapi, ibadah puasa bukan alasan untuk mengurngi aktivitas, apalagi bermalas-malasan.

Aksi bermalas-malasan saat berpuasa biasanya ditunjukkan dengan tidur yang berlebihan.

Orang berpuasa kebanyakan cenderung memilih tidur untuk mengatasi rasa lapar. Belum lagi rasa kantuk yang disebabkan kekurangan air dalam tubuh.

Tubuh memang membutuhkan tidur untuk menjaga kestabilan tubuh hingga kesehatan yang optimal.

Namun apabila waktu tidur melebihi batas kebutuhan atau berlebihan, tubuh akan lebih mudah mendapatkan gangguan kesehatan.

Dilansir dari halodoc.com, Minggu (24/3), kebutuhan tidur bagi orang dewasa umumnya selama 7 hingga 8 jam dalam sehari, agar memberikan kesehatan yang optimal.

Sebaliknya, apabila melebihi waktu atau kebanyakan tidur akan menyebabkan dampak negatif pada tubuh.

Ditambahkan dari alodokter.com, tidur secara berlebihan atau disebut oversleeping  dapat menyebabkan gejala sleep apnea, gangguan saraf, hingga depresi.

Dampaknya paling kecil bisa mulai dari sakit kepala hingga dampak paling besar bisa mengakibatkan kematian.

Seseorang dengan kondisi oversleeping biasanya ditandai dengan kesulitan bangun di pagi hari, sering mengantuk saat beraktifitas, hingga tetap merasa ngantuk meskipun sudah tidur dengan waktu yang cukup banyak.

Dikutip dari beberapa sumber terdapat 6 efek bagi seseorang yang kebanyakan tidur, yaitu:

  1. Sakit kepala

Tidur terlalu lama dapat mengakibatkan gangguan pada kerja senyawa kimia dalam otak dan aktifitas otak akan bermasalah. Sehingga berisiko menyebabkan sakit kepala.

Biasanya hal ini terjadi ketika seorang sering tidur terlalu lama di siang hari sehingga mengalami kesulitan tidur di malam hari. Hal tersebut memicu sakit kepala pada keesokan harinya.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore