
Ilustrasi keluarga toxic. (Freepik)
JawaPos.com – Kehadiran keluarga yang memiliki sifat toxic dapat memberikan dampak negatif terhadap kesehatan emosional dan psikologis, sehingga mengenali dan menjaga jarak dari mereka menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan mental.
Keluarga toxic adalah anggota keluarga yang sering menunjukkan perilaku manipulatif, merendahkan, atau menciptakan lingkungan yang penuh tekanan dan ketidaknyamanan bagi orang-orang di sekitarnya.
Memahami berbagai tipe keluarga toxic dapat membantu menghindari dampak buruk yang ditimbulkan serta menjaga keseimbangan emosional dan kesehatan mental dalam kehidupan sehari-hari.
Berikut 7 tipe keluarga toxic yang sebaiknya dijauhi demi kesehatan mental dan nomor 6 sering dijumpai dilansir dari laman Yourstory oleh JawaPos.com, Rabu (26/3):
1. Kritikus Konstan
Selalu mengomentari pilihan, keputusan, dan kehidupan orang lain tanpa memberi masukan yang membangun. Ucapannya sering kali membuat seseorang merasa kurang berharga dan meragukan diri sendiri.
Mereka cenderung membandingkan dengan orang lain, mengabaikan pencapaian, dan menyoroti kesalahan. Interaksi yang terus-menerus dengan individu ini dapat mengurangi rasa percaya diri.
2. Manipulator Emosional
Menggunakan rasa bersalah, kebohongan, atau tekanan emosional untuk mendapatkan apa yang diinginkan. Mereka kerap membesar-besarkan penderitaan, menyesatkan fakta, dan membuat orang lain merasa bertanggung jawab atas kebahagiaannya.
Perilaku ini dapat menyebabkan tekanan emosional yang berkepanjangan. Akibatnya, seseorang bisa merasa terjebak dalam pola hubungan yang melelahkan secara mental.
3. Korban Abadi
Selalu merasa menjadi pihak yang dirugikan dan enggan bertanggung jawab atas hidupnya. Mereka kerap mengeluh tanpa berusaha mencari solusi, menyalahkan orang lain atas kesulitan yang dihadapi.
Berada di sekitar mereka dapat menguras energi dan membuat perasaan bersalah yang tidak seharusnya muncul. Orang lain sering kali merasa terjebak dalam siklus keluhan tanpa akhir.
4. Magnet Drama
Suka membesar-besarkan masalah, menyebarkan gosip, atau menciptakan konflik dalam lingkup keluarga. Mereka sering menyeret orang lain ke dalam permasalahan yang tidak perlu.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
