
Ilustrasi seseorang yang kekurangan nutrisi (Andrea Piacquadio/pexels.com)
JawaPos.com - Memastikan asupan nutrisi yang cukup bisa menjadi tantangan, terutama bagi orang dewasa yang lebih tua. Kamu mungkin tidak seaktif saat muda, sehingga membutuhkan lebih sedikit kalori.
Penelitian menunjukkan bahwa orang tua sering memerlukan lebih banyak nutrisi penting tertentu, seperti vitamin B dan kalsium.
Sayangnya, kekurangan gizi dan malnutrisi dapat berlangsung lama sebelum muncul tanda atau gejala fisik. Keadaan ini mempunyai beberapa indikator yang bisa diperhatikan.
Merangkum webmd.com, berikut beberapa alarm tubuh sedang kekurangan nutrisi yang bisa menimbulkan masalah kesehatan yang serius.
1. Kelelahan yang tidak diketahui penyebabnya
Kelelahan adalah efek samping umum dari kekurangan zat besi yang dapat menyebabkan anemia. Kondisi ini ditandai dengan rendahnya kadar sel darah merah dan dapat juga muncul warna pucat yang tidak normal.
Kelelahan berlebihan juga dapat disebabkan oleh kondisi lain, seperti penyakit jantung, depresi, atau masalah tiroid. Jika kamu merasa sangat lemah atau lelah, sebaiknya periksakan diri ke dokter. Mereka mungkin akan meresepkan suplemen apabila kamu mengalami anemia.
2. Rambut rapuh dan kering
Rambut merupakan organ yang sebagian besar terdiri dari protein dan dapat menjadi indikator kekurangan nutrisi. Rambut yang rapuh mampu menunjukkan kekurangan asam lemak esensial, protein, zat besi, dan nutrisi lainnya.
Kerontokan rambut adalah hal yang biasa seiring bertambahnya usia, tetapi jika terjadi dengan kecepatan yang tidak wajar, mungkin ada kekurangan nutrisi. Setelah dokter menyatakan keadaan ini, kamu bisa mengatasinya dengan makanan dan suplemen yang kaya nutrisi.
3. Kuku berbentuk sendok atau beralur
Kuku juga bisa berfungsi sebagai tanda awal dari pola makan yang tidak memadai. Kuku berbentuk sendok yang melengkung ke atas dari dasar seperti sendok, dapat menjadi indikator anemia akibat kekurangan zat besi.
Apabila kamu mengalami anemia defisiensi zat besi, dokter mungkin akan merekomendasikan suplemen zat besi dan makanan kaya zat besi, seperti hati dan kerang, termasuk remis, tiram, dan kerang hijau.
4. Masalah mulut
Retakan atau peradangan di sudut mulut yang dikenal sebagai angular cheilitis, dapat menjadi tanda kekurangan riboflavin (B2) atau zat besi. Lidah yang pucat atau bengkak secara tidak normal juga menunjukkan kemungkinan kekurangan zat besi atau vitamin B.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
