Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 20 Juli 2023 | 19.25 WIB

Waspada 7 Tanda Psikopat Ini, Mungkin Ada di Sekitar Lingkungan Anda

Ilustrasi tanda psikopat

JawaPos.com - Psikopat adalah orang yang menderita kelainan mental, sehingga menunjukkan perilaku dan kebiasaan aneh. Namun tidak jarang, psikopat menyembunyikan sikap psikopati di tengah masyarakat, agar tampak seperti manusia normal pada umumnya.

Psikopati merupakan sikap yang berkaitan dengan tindakan egosentris serta antisosial. Guna menghindari bencana mengerikan dari tindakan seseorang yang mengalami kelainan ini, sebaiknya memahami tanda psikopat mulai dari sekarang.
 
Mengingat beberapa waktu lalu muncul kabar tentang kasus mutilasi dan pembunuhan sadis yang tidak wajar. Melakukan rudapaksa ke anak kandung lalu membunuhnya, ada juga yang memotong bagian tubuh korban kemudian merebusnya untuk menghilangkan sidik jari.
 
Dr Silvina Galperin, seorang psikolog klinis dan konseling di CBT Psychology for Personal Development membantu menyusun tanda-tanda seorang psikopat. Memahami tanda di awal, setidaknya dapat membantu kita agar waspada saat bertemu dengan orang baru, serta mengantisipasi tindakan orang di sekitar.
 
1. Psikopat Memiliki Rasa Percaya Diri Berlebihan
Percaya diri menjadi sifat yang positif, namun jika itu berlebihan dapat memicu bahaya yang mengerikan. Seorang psikopat seringkali memiliki anggapan berhak atas diri dan kebebasan orang lain. Tanda ini juga memberi pesan kepada diri kita masing-masing bahwa, saat kita mengeluarkan pernyataan terlalu percaya diri dan sombong, sebaiknya mulai mundur dan diam.
 
2. Mereka Tidak Memiliki Empati
Empati menjadi tanda bahwa manusia adalah makhluk sosial, di mana kita seolah-olah merasakan apa yang terjadi kepada sesama. Seseorang mungkin cuek atau acuh atas suatu kejadian, namun psikopat berada di level yang benar-benar berbeda dengan itu. Jika seseorang setelah melakukan tindak kejahatan keji tidak menyesal, itu salah satu tandanya. Seorang psikopat bahkan dapat tertawa dalam keadaan yang paling mengerikan sekalipun.
 
3. Tindakan Psikopat Sangat Menarik Namun Palsu
Melihat kebiasaan orang di sekeliling tampak normal dan menarik, mungkin kita perlu tahu agenda di balik itu semua. Psikopat bisa sangat ramah dan baik di luar, namun semua pesona itu palsu belaka. Biasanya, pesona luarnya itu digunakan sebagai batu loncatan untuk mendapatkan tujuan yang aneh dan lebih tinggi. Tujuan yang egosentris, menilai semuanya dari sudut pandangnya sendiri, tentu saja untuk kesenangan atau pemenuhan ambisi semata.
 
4. Psikopat Tidak Memiliki Pemahaman tentang Emosi
Seorang psikopat bisa saja menikah, namun hal tersebut bukan lantaran cinta dan kasih. Melainkan sebagai sarana untuk keamanan atau kenyamanan mereka guna memperoleh berbagai tujuan. Selain cinta dan kasih, menurut penelitian ada sesuatu yang hilang dari otak psikopat, mereka juga tidak bisa merasakan ketakutan. Coba tanya kepada seseorang, kapan ia terakhir kali merasakan kebahagiaan atau kesedihan.
 
5. Keputusan Berdasarkan Tindakan Impulsif
Seringkali seorang psikopat bertindak spontan, mereka tidak benar-benar memikirkan akibat sebelum melakukan tindakan tersebut. Meski begitu, seorang psikopat tidak akan ketakutan terhadap konsekuensi apapun. Sayangnya, tanda psikopat yang satu ini sulit untuk dideteksi. Saran yang bisa dilakukan dengan mengajak berkendara di jalan, jika mereka mengalami emosi yang tidak stabil, mungkin kita perlu menjaga jarak dengannya.
 
6. Psikopat Tidak Merasa Bersalah dan Menyesal
Tampaknya merupakan sesuatu yang sia-sia mengharapkan permintaan maaf dari seorang psikopat. Sebab, apa yang dilakukan berlandaskan ambisi tentang sesuatu, sehingga mereka tidak merasa bersalah maupun menyesal. Jika dalam keadaan berbahaya seperti ditekan banyak orang, mereka masih bisa mengucapkan permintaan maaf hanya karena terpaksa. Sehingga akan tampak beberapa tanda tidak tulus dari ucapannya.
 
 
7. Psikopat Seorang Penipu dan Suka Berbohong
Mereka banyak berbohong dalam segala sesuatu, seringkali mengarang cerita untuk membuat citra tertentu di mata masyarakat. Memiliki anggapan yang baik, sopan, atau normal menjadikan seseorang dengan kelainan mental ini sulit terdeteksi. Pada akhirnya, tidak ada tanda psikopat secara mutlak yang menunjukkan diri mereka sesungguhnya. Namun, dengan mengetahui tanda-tanda di atas, setidaknya kita memiliki sikap waspada kepada orang yang berperilaku aneh atau menyimpang.
 
Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore