Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 10 Januari 2019 | 16.00 WIB

Penyebab Kanker Getah Bening dan Peluang Sembuh di Stadium IV

Tak seperti penyakit lainnya, kanker getah bening memang seringkali terlambat dideteksi secara dini. - Image

Tak seperti penyakit lainnya, kanker getah bening memang seringkali terlambat dideteksi secara dini.

JawaPos.com - Kanker getah bening dikenal ganas karena menyerang sistem limfatik. Maka sering juga disebut dengan limfoma. Sebetulnya apa penyebab kanker getah bening bisa muncul dan bagaimana peluang pasien untuk sembuh?


Sistem limfatik merupakan satu bagian penting dari sistem pertahanan tubuh yang memiliki tugas penting dalam membentuk barisan pertahanan guna melawan keberadaan infeksi maupun kanker. Dokter Spesialis Bedah dan Konsultan Bedah Onkologi dr Sonar Sonny Panigoro Sp.B.Onk. menjelaskan semua kanker hingga saat ini belum diketahui apa penyebabnya secara pasti. Hanya ada faktor-faktor risiko yang harus dihindari dan ditunjang dengan gaya hidup sehat.


Namun ada beberapa pasien kanker getah bening sesuai penelitian, yang kemungkinan pernah terpapar radiasi sepanjang hidupnya. Radiasi bisa terjadi dari mana saja?


"Kemungkinan karena radiasi. Mungkin dulunya pernah menjalani pengobatan apa misalnya, yang menggunakan radiasi. Keloid atau apa. Kemudian bisa juga karena bekerja di pabrik misalnya atau dekat pabrik," jelasnya kepada JawaPos.com baru-baru ini.


Sedangkan faktor risiko umum yang bisa terjadi pada semua penyakit misalnya nerokok dan alkohol serta gaya hidup tak sehat lainnya. Bicara soal peluang sembuhnya, tentu menurut dr. Sonar hal itu tergantung pada pasien pertama kali datang berobat.


"Semakin dini tentu peluang sembuh atau peluang hidup (survival rate) semakin besar," kata dr. Sonar.


Karena kanker getah bening tergolong unik dan bisa menimbulkan kekambuhan, maka pasien harus benar-benar mematuhi serangkaian pengobatan. Apalagi jika sudah stadium IV, lanjutnya, peluang sembuhnya semakin kecil karena sudah menyebar ke organ lainnya.


"Setelah dikemoterapi hilang sama sekali boleh saja pasien Alhamdulillah. Akan tetapi suatu saat bisa muncul lagi jika sudah jauh stadiumnya. Apalagi stadium IV hanya 20 persen survival rate-nya," katanya.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore