
Perbedaan Antara Silent Abuse dan Sekadar Tidak Cocok dalam Hubungan, Hati-Hati jangan Termanipulasi! (Freepik/cookie_studio)
JawaPos.com - Dalam sebuah hubungan, wajar jika kamu dan pasangan sesekali mengalami perbedaan pendapat atau merasa kurang cocok.
Namun, bagaimana jika masalah yang kamu alami ternyata lebih serius daripada sekadar ketidakcocokan?
Banyak orang sering bingung membedakan apakah hubungan yang dijalani hanya dilanda incompatibility (ketidakcocokan) atau justru mengandung silent abuse alias kekerasan tersembunyi yang dampaknya bisa merusak mental dan emosional.
Pada salah satu video dari kanal youtube psikologi populer yakni Psych2go dijelaskan bahwa silent abuse adalah bentuk kekerasan yang tidak terlihat secara fisik, melainkan hadir dalam bentuk manipulasi psikologis dan emosional.
Masalahnya, bentuk kekerasan ini sering tidak disadari karena tidak meninggalkan bekas luka yang nyata. Padahal, dampaknya bisa merusak harga diri, rasa aman, dan kesejahteraan mental seseorang.
Agar tidak salah menilai, berikut lima perbedaan penting antara silent abuse dan ketidakcocokan biasa dalam hubungan:
1. Sifat Perilaku
Silent abuse ditandai dengan perilaku manipulatif yang tujuannya adalah menguasai dan mengontrol pasangan. Menurut psikolog Dr. Elizabeth Scott, beberapa contoh umum adalah gaslighting, pasif-agresif, menarik diri dari kasih sayang, membuat rasa bersalah, dan merendahkan harga diri.
Sementara itu, ketidakcocokan tidak dilakukan dengan maksud menyakiti. Itu hanyalah akibat dari perbedaan nilai, minat, atau gaya komunikasi. Contohnya sering terjadi kesalahpahaman, argumen kecil, atau rasa tidak puas dalam hubungan.
2. Niat di Balik Perilaku
Pada abuse, perilaku yang merusak biasanya dilakukan dengan kesadaran dan niat. Seperti dijelaskan psikolog Dr. Deborah J. Cohen, pola ini konsisten dan seringkali disengaja untuk melukai atau mengendalikan pasangan.
Sedangkan incompatibility muncul secara alami dari perbedaan fundamental antarindividu, tanpa maksud jahat. Pasangan mungkin merasa lelah atau kecewa, tetapi tidak ada unsur kesengajaan untuk menyakiti.
3. Dampak Emosional dan Psikologis
Silent abuse dapat menimbulkan dampak psikologis yang serius. Menurut terapis Angela Holt, korban bisa mengalami rasa takut, tidak berdaya, rendah diri, cemas, depresi, hingga masalah keterikatan.
Sementara itu, ketidakcocokan memang bisa membuat hubungan terasa kurang memuaskan, tetapi biasanya tidak meninggalkan luka batin yang dalam atau trauma jangka panjang.

5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
11 Tempat Berburu Sarapan Bubur Ayam Paling Enak di Bandung, Layak Masuk Daftar Wisata Kuliner!
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Kuliner Nasi Goreng Paling Enak di Bandung, Tiap Hari Pelanggan Rela Antre Demi Menikmati Kelezatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
