Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 16 April 2024 | 18.15 WIB

8 Langkah Memutus Pola Kerja Berlebihan agar Diri Tidak Stres dan Kelelahan

Ilustrasi seseorang yang harus menghadapi rekan kerja manipulatif di kantor./(Freepik/pikisuperstar)

JawaPos.com – Kerja secara berlebihan bagi kebanyakan orang adalah wujud dari kerja produktif dan maksimal.

Tak sedikit orang menghabiskan waktu dari pagi, siang, sore bahkan malam mencari sampingan untuk bekerja secara berlebihan.

Kerja berlebihan mungkin menghasilkan uang yang maksimal dan sesuai harapan. Namun, pola kerja semacam ini justru tidak baik bagi kesehatan bahkan mental.

Dikutip dari psychologytoday.com pada Selasa (16/4), kerja berlebihan berdampak pada stres kronis dan kelelahan. Kedua hal tersebut dapat merambah keberbagai gangguan seperti hipertensi, kesulitan berkonsentrasi, mudah tersinggung, perubahan nafsu makan, insomnia dan sakit kepala.

Jika pola kerja semacam ini dilakukan dalam jangka pangjang, dampak yang menghantui yakni peningkatan risiko diabetes dan masalah jantung yang cukup serius.

Tidak hanya masalah kesehatan fisik, melainkan kerja berlebihan juga berdampak pada gangguan kesehatan mental seperti depresi, kecemasan, isolasi, penurunan kepuasan kerja, dan keterasingan seperti terputusnya hubungan dengan teman serta anggota keluarga.

Untuk menghindari berbagai dampak tersebut, terdapat delapan langkah yang dapat dilakukan untuk memutus pola kerja berlebihan.

  1. Pahami pola kerja

Hal paling awal yang dapat dilakukan adalah dengan menyadari pola kerja selama ini yang kamu lakukan hingga larut malam. Kenali kebiasaan kamu seputar kerja yang berlebihan itu.

  1. Manusia ada batasnya

Kamu perlu menyadari bahwa sumber daya waktu dan energi pada dirimu tidak unlimited, alias terbatas. Oleh karenanya kamu perlu berhenti sebelum habis.

  1. Realistis dalam bekerja

Jangan menjadi seorang over, kamu harus realistis terhadap pekerjaanmu, harapan, atau capaian dalam sehari, seminggu atau dalam tenggat waktu tertentu.

  1. Mintalah bantuan

Kamu perlu meminta bantuan ketika kamu memang dihajar oleh tumpukan tugas yang diberikan secara berlebihan. Kamu perlu bernegosiasi pada atasan atau meminta bantuan rekan kerja dengan saling menguntungkan.

  1. Pertimbangkan opsi kerja lain

Jika memang kamu bekerja di tempat yang berlebihan, yang tidak dapat dinegosiasikan, bahkan tidak mendapatkan bantuan sedikitpun, kamu perlu mempertimbangkan untuk opsi di pekerjaan lain yang sesuai dengan kapasitas dan bakatmu.

  1. Refleksikan motif bekerja

Jika kamu bekerja terus-terusan tiada henti, kamu perlu merefleksikan tindakanmu mengenai alasan apa sebenarnya melakukan demikian. Apakah ada tujuan tertentu? Atau untuk merasa lebih berharga dan bernilai? Dan, apakah itu perlu?

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore