
Ilustrasi bayi menggunakan dot (freepik/valua vitaly)
JawaPos.com – Di era sekarang, dot bayi memang menimbulkan banyak perdebatan di kalangan orang tua.
Ada beberapa yang berpendapat bahwa bayi tidak akan tertidur tanpa mengunakan dot, namun ada pula yang berpendapat bahwa penggunaan dot bayi walaupun hanya sebentar dapat merusak pertumbuhan gigi bayi.
Faktanya, dot bayi tidak seberbahaya yang diyakini sebagian orang, namun juga tidak seaman yang diklaim banyak orang pula.
Dilansir dari lama Savannah Dental Solutions, Selasa (26/3), terdapat beberapa mitos dan fakta tentang dot bayi diantaranya :
Bayi memang memiliki refleks menghisap dot dapat menenangkan. Menghisap dot dapat mengatur seberapa nyenyak bayi tidur sehingga bisa mengurangi kemungkinan terjadinya Sindrom Kematian Bayi Mendadak (SIDS).
Tidak ada bukti ilmiah yang menjelaskan bahwa penggunaan dot usia dibawah 2 tahun bisa membahayakan kesehatan mulut justru manfaatnya sangat besar sehingga di usia ini justru sangat dianjurkan menggunakan dot.
Namun, untuk anak di atas 2 tahun disarankan untuk melepas penggunaan dot karena bisa mengganggu perkembangan mulut, gigi susu tidak sejajar dan membuat anak beresiko terkena infeksi telinga.
Hal mitos dan fakta lainnya adalah tentang desain dot. Dot yang didesain dengan puting yang berbahan lateks seharusnya dihindari karena bisa menyebabkan alergi lateks dan berisiko membuat bayi menggigitnya.
Bayi lebih suka dot dengan bahan puting silikon. Namun bayi lebih mudah menggunakan dot dengan desain yang ada pegangan berupa tombol di bagian belakang dot sehingga orang tua juga lebih mudah mengambilnya jika jatuh.
Dari segi keamanan, dot bayi dapat dibuat lebih atau kurang aman tergantung pada tindakan pencegahan yang dilakukan.
Meskipun secara umum, aman bagi bayi untuk tertidur sambal menghisap dot namun dot tidak boleh dimasukkan ke dalam mulut bayi yang sudah tertidur.
Selain itu, dot bayi harus dicuci setiap hari dengan larutan sabun lembut dan dibilas hingga bersih.
Mama perlu juga berhati-hati saat anak sedang rewel yang mana penyebabnya tidak melulu minta dot, bisa jadi karena lapar atau popok penuh.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
