Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 26 Maret 2024 | 15.43 WIB

Mama Wajib Baca! 4 Fakta dan Mitos Tentang Dot Bayi, Benarkah Bisa Merusak Pertumbuhan Gigi Anak?

Ilustrasi bayi menggunakan dot (freepik/valua vitaly) - Image

Ilustrasi bayi menggunakan dot (freepik/valua vitaly)

JawaPos.com – Di era sekarang, dot bayi memang menimbulkan banyak perdebatan di kalangan orang tua.

Ada beberapa yang berpendapat bahwa bayi tidak akan tertidur tanpa mengunakan dot, namun ada pula yang berpendapat bahwa penggunaan dot bayi walaupun hanya sebentar dapat merusak pertumbuhan gigi bayi.

Faktanya, dot bayi tidak seberbahaya yang diyakini sebagian orang, namun juga tidak seaman yang diklaim banyak orang pula.

Dilansir dari lama Savannah Dental Solutions, Selasa (26/3), terdapat beberapa mitos dan fakta tentang dot bayi diantaranya :

  1. Usia anak

Bayi memang memiliki refleks menghisap dot dapat menenangkan. Menghisap dot dapat mengatur seberapa nyenyak bayi tidur sehingga bisa mengurangi kemungkinan terjadinya Sindrom Kematian Bayi Mendadak (SIDS).

Tidak ada bukti ilmiah yang menjelaskan bahwa penggunaan dot usia dibawah 2 tahun bisa membahayakan kesehatan mulut justru manfaatnya sangat besar sehingga di usia ini justru sangat dianjurkan menggunakan dot.

Namun, untuk anak di atas 2 tahun disarankan untuk melepas penggunaan dot karena bisa mengganggu perkembangan mulut, gigi susu tidak sejajar dan membuat anak beresiko terkena infeksi telinga.

  1. Desain dot

Hal mitos dan fakta lainnya adalah tentang desain dot. Dot yang didesain dengan puting yang berbahan lateks seharusnya dihindari karena bisa menyebabkan alergi lateks dan berisiko membuat bayi menggigitnya.

Bayi lebih suka dot dengan bahan puting silikon. Namun bayi lebih mudah menggunakan dot dengan desain yang ada pegangan berupa tombol di bagian belakang dot sehingga orang tua juga lebih mudah mengambilnya jika jatuh.

  1. Keamanan dot

Dari segi keamanan, dot bayi dapat dibuat lebih atau kurang aman tergantung pada tindakan pencegahan yang dilakukan.

Meskipun secara umum, aman bagi bayi untuk tertidur sambal menghisap dot namun dot tidak boleh dimasukkan ke dalam mulut bayi yang sudah tertidur.

Selain itu, dot bayi harus dicuci setiap hari dengan larutan sabun lembut dan dibilas hingga bersih.

Mama perlu juga berhati-hati saat anak sedang rewel yang mana penyebabnya tidak melulu minta dot, bisa jadi karena lapar atau popok penuh.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore