Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 9 Februari 2024 | 16.55 WIB

Banyak Pikiran di Malam Hari? Lakukan 6 Strategi Ini untuk Tidur Lebih Nyenyak

Ilustrasi berpikir secara berlebihan atau overthinking pada malam hari (freepik.com) - Image

Ilustrasi berpikir secara berlebihan atau overthinking pada malam hari (freepik.com)

JawaPos.com - Terlalu sering berpikir secara berlebihan atau overthinking di malam hari akan berdampak buruk terhadap pola tidur.

Apalagi berpikir tentang kekhawatiran atau tuntutan di hari berikutnya, akan bersifat maladaptif, atau tidak mampunya diri untuk beradaptasi dengan keadaan di sekeliling secara wajar.

Kondisi ini biasanya dipicu oleh berbagai permasalahan seperti depresi, gangguan kecemasan, gangguan obsesif kompulsif (OCD), gangguan pemusatan perhatian atau hiperaktivitas (ADHD), gangguan stres pasca-trauma (PTSD), dan hipomania.

Selain itu, juga dapat dirangsang oleh pengalaman yang intens, seperti adanya rencana yang menarik, perfeksionisme, rasa tidak aman, penggunaan kafeina, atau bahkan peristiwa hidup yang menyakitkan dan mengkhawatirkan.

Terdapat banyak cara psikologis yang dapat membantu mengatasi overthinking, namun beberapa orang yang mengalami kesulitan serupa, mungkin tidak mendapat manfaat atau lebih menyukai cara yang sama.

Dilansir dari washingtonpost.com, spesialis insomnia mencoba menyediakan perangkat yang cukup besar dan beragam untuk mengatasi penyebab dan manifestasinya.

Apapun alat dan caranya, ada beberapa prinsip umum yang dapat membantu mengatasi overthinking, yang dijelaskan sebagai berikut.

Menekan pikiran-pikiran yang tidak diinginkan dapat membuat seseorang dapat bangkit kembali dan berdamai dengan dirinya sendiri.

Teknik ini memungkinkan agar seseorang dapat hidup berdampingan secara damai dengan pikirannya sendiri.

Malam hari, sebaiknya gunakan teknik sederhana yaitu dengan cara menenangkan diri dan tidak mempermasalahkan kekhawatiran yang dimiliki.

Permasalahan yang memicu overthinking, seperti terlalu banyak bekerja, tidak mendapatkan dukungan, rasa bersalah, masalah kesehatan mental, dan kurang olahraga, menjadi hal yang penting untuk diperhatikan.

Sebaiknya dapat mempertanyakan kembali kepada diri sendiri terkait, mengapa saya terlalu banyak berpikir? Apa yang saya butuhkan, lebih atau kurang dalam hidup? Pernyataan-pertanyaan tersebut, sebaiknya dijawab pada siang atau sore hari.

Terlibat dengan pikiran negatif atau cemas, dapat membentuk kebiasaan untuk pikiran yang tidak diinginkan.

Selain itu, 6 strategi berikut dapat membuat tidur lebih nyenyak, meredakan, bahkan dapat memanajemen overthinking.

6 Strategi untuk Tidur Nyenyak

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore