
Ilustrasi: cabai.
JawaPos.com - Seseorang mungkin bertanya-tanya mengapa cabai dapat menimbulkan rasa pedas.
Tidak banyak yang mengetahui bahwa, rasa pedas sebenarnya berasal dari senyawa capsaicin yang terkandung dalam cabai.
Hal tersebut sesuai dengan penjelasan yang dikutip JawaPos dari Science ABC, yang menyatakan bahwa cabai memiliki rasa pedas karena mengandung senyawa kimia yang disebut capsaicin atau kapsaisin.
Senyawa capsaicin ini bersifat pedas karena merupakan salah satu senyawa kimia yang berjenis alkaloid.
Lebih lanjut dikutip Jawapos melalui penelitian yang dilakukan Sri Rahmawati, dkk (2020), menjelaskan bahwa capsaicin merupakan senyawa kimia jenis alkaloid dengan rumus molekul C18H27NO3.
Zat inilah yang kemudian membuat seseorang yang memakannya akan merasakan sensasi pedas dan panas.
Namun, ternyata selain terkandung dalam cabai, senyawa capsaicin juga terkandung dalam paprika.
Meskipun beberapa orang sensitif terhadap rasa pedas karena dapat membuat tubuh tidak nyaman, ternyata rasa pedas dari capsaicin mempunyai manfaat yang baik bagi tubuh.
Berikut beberapa manfaat atau khasiat dari senyawa Capsaicin untuk kesehatan tubuh.
Menurut Dr. I Nyoman Tika, M.Si., senyawa capsaicin mempunyai khasiat sebagai anti inflamasi. Oleh karenanya, senyawa ini tak jarang digunakan orang-orang untuk mengurangi rasa nyeri.
Dikutip Jawapos dari penelitian Azrina, dkk (2022), TRPV1 adalah saluran ion peka panas yang sebagian besar terlibat dalam sensasi nyeri.
Aktivasi reseptor TRPV1 oleh capsaicin ini memainkan peran penting dalam sistem perlindungan manusia, yakni membantu dalam menghindari rasa sakit dan panas.
Antioksidan dapat dianggap sebagai zat yang mampu memperbaiki sistem seperti protein pengangkut zat besi dengan menghambat enzim pengoksidasi spesifik yang mungkin bereaksi dengan zat pengoksidasi.
Sementara dari penelitian Azrina, dkk (2022), menunjukkan bahwa aktivitas antioksidan capsaicin pada cabai sebanding dengan antioksidan sintetik seperti butylated hydroxyanisole (BHA) dan butylated hydroxytoluene (BHT).

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
