
Pepper X, cabai terpedas di dunia. (Guinness world records)
JawaPos.com – Kamu tahu Caroline Reaper? Cabai yang dinobatkan menjadi cabai terpedas di dunia pada 2013 dengan tingkat kepedasannya rata-rata 1.400.000 hingga 2.200.000 Scoville Heat Units (SHU) atau skala Scoville.
Namun, pada 2023 ini, Guinness World Records telah menggeser posisi Carolina Reaper dan menggantinya dengan Pepper X sebagai cabai terpedas di dunia dengan tingkat kepedasan mencapai rata-rata 2.693.000 SHU.
Skor Scoville Pepper X dihitung oleh Universitas Winthrop di Carolina Selatan dengan melakukan tes menggunakan spesimen dari empat tahun terakhir.
Pepper X ditanam oleh Ed Currie, pendiri PuckerButt Pepper Company atau orang yang sama dengan menciptakan Carolina Reaper sebelumnya.
Ed membudidayakan Pepper X di perkebunannya selama lebih dari 10 tahun. Ia mengawinkannya dengan beberapa cabai terpedas miliknya untuk meningkatkan kandungan capsaicinnya.
Capsaicin merupakan zat bioaktif pada cabai yang menimbulkan rasa pedas dan panas jika bersentuhan dengan jaringan manusia.
“Saat kami memulai persilangan, ada dua paprika yang rasanya sangat ku sukai, tapi tidak satu pun yang cukup pedas untuk seleraku,” ungkap Ed dalam kanal video First We Feast yang rilis pada 2017 silam.
Menciptakan jenis cabai baru membutuhkan banyak kesabaran, karena tanaman pada generasi pertama membawa banyak sifat induknya.
Diperlukan waktu beberapa tahun agar sifat yang diinginkan muncul melalui pembiakan selektif, agar hibrida dapat stabil dengan sifat yang dapat diprediksi dan buah yang konsisten.
Ed melakukan lebih dari 100 persilangan setiap tahunnya dengan harapan hanya satu atau dua persilangan yang dapat melewati siklus pengembangan 10 tahun.
“Jika kita mendapatkan sifat-sifat yang diinginkan, seperti indeks capsaicinoid tinggi yang kita cari, maka kita akan terus melakukan persilangan. Jika kita tidak berhasil, maka kita harus memaulai dari awal lagi, dan ini adalah proses yang sangat memakan waktu dan sangat lama,” kata Ed dalam kanal video WIRED pada 18 Oktober 2019.
***
