
Ustad Abdul Somad
JawaPos.com - Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia membantah memberi instruksi kepada jajarannya untuk melarang kegiatan ceramah yang menyinggung soal politik. Termasuk kepada Ustad Abdul Somad.
Kepala Divisi Humas Mabes Polri tidak masalah jika ada ceramah yang mengandung unsur politis. "Tetapi yang kita harapkan jangan memprovokasi umat untuk yang mengarah pada tindakan melawan hukum," ujarnya di Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Senin (10/9).
Karena itu, pihaknya mengimbau agar para pemuka agama yang memberikan kesejukan, pedoman, dan arahan agar umatnya berbuat lebih baik. "Prinsipnya begini, tidak hanya kepada Ustad Abdul Somad, tetapi saya juga mengimbau kepada para tokoh ulama, tokoh masyarakat," tuturnya.
Ya, dia enggan menyinggung salah satu pihak saja, akan tetapi kepada seluruh pemuka agama. "Saya tidak menyebut satu per satu. Saya berharap memang alim ulama berperan penting untuk membawa umat ke arah kedamaian dan kesejukan," kata Setyo.
Lebih lanjut, dia membantah Polri membentuk satuan tugas untuk memantau konten cerammah. "Polri sudah dibagi tugasnya mulai dari preemtif, preventif, dan represif. Jadi tidak ada dibentuk tugas-tugas seperti itu," tuturnya.
Adapun yang dimiliki polisi yakni Satgas Nusantara yang bekerja sama dengan semua alim ulama, tokoh adat, dan tokoh lainnya. "Karena itu saya sampaikan tokoh agama, masyarakat itu penting sekali peranannya untuk menyejukkan situasi panas nanti. Kasihan nanti masyarakat kalau panas terus," pungkas Setyo.
Sebelumnya, Kapolres Metro Tangerang Selatan AKBP Ferdy Irawan memberi catatan kepada panitia salah satu kegiatan agama di wilayahnya agar tidak ada ceramah yang menyinggung soal politik. Adapun kegiatan tersebut di Masjid Raya Al Kautsar Vila Dago, Pamulang, Tangerang Selatan, Sabtu (29/9).
Dalam sebuah poster yang viral di media sosial, acara bertemakan 'Dari Energi Kerumunan Menuju Energi Kekuatan Untuk Kemuliaan Ummat, Memperkokoh Ukhuwah Islamiyah Warga Muslim Pamulang & Tangsel' tersebut menghadirkan Ustad Abdul Somad. Ada pula Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany dan Ketua DKM Al Kautsar Juni Sukasmono.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
