Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 24 Januari 2017 | 21.52 WIB

Dugaan Penyelundupan Senjata Ganggu Diplomasi Indonesia

Suasana rapat paripurna DPR, Selasa (24/1) - Image

Suasana rapat paripurna DPR, Selasa (24/1)

JawaPos.com - Penangkapan oknum pasukan perdamaian Indonesia di Sudan yang diduga terlibat penyelundupan senjata, memantik perhatian Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Pasalnya hal tersebut dianggap mencoreng nama Indonesia di dunia internasional.


Anggota Komisi I DPR Nurhayati Ali Assegaf mengatakan, Indonesia adalah negara yang paling banyak dikenal mengirimkan pasukan perdamaian. Sebab, sesuai amanat UUD 1945, Indonesia tidak menginginkan konflik dalam bentuk apapun


"Indonesia tidak bisa terima kejadian yang tidak adil. TNI dan pasukan perdamaian kita yang dituduh nyata menyelundupkan senjata api ini sangat mencoreng nama dan bangsa Indonesia," tuturnya saat menyampaikan interupsi pada rapat paripurna di Kompleks Parelemen, Senayan, Jakarta, Selasa (24/1).


Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen itu mengatakan, hal ini dapat merusak diplomasi Indonesia. Padahal, parlemen Indonesia saat ini sedang mendapat posisi yang baik karena sejumlah pimpinan DPR sempat diamanatkan sebagai pimpinan dalam beberapa forum internasional. "Kejadian ini sangat memalukan kita. Apalagi saling tuduh. TNI mengatakan tidak ada keterlibatan, tapi dimungkinkan oknum polisi," tegasnya.


Wakil Ketua Umum Demokrat itu meminta pemerintah menjelaskan tentang apa yang terjadi. Dia juga meminta agar perlu ditelusuri secara tuntas siapa yang melakukan penyelundupan itu. Jika sudah diketahui, perlu diadili secara transparan di pengadilan. "Hukunya harus secara terbuka sebagaimana kejadian di Indonesia. Ini tidak bisa diremehkan," pungkas Nurhayati. (dna/JPG)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore