
Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam mengatakan sebanyak 30 jamaah haji asal Embarkasi Surabaya gagal berangkat. (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Sebanyak 30 jamaah calon haji (JCH) asal Embarkasi Surabaya gagal berangkat ke Tanah Suci pada musim haji 2026. Mayoritas dari mereka dinyatakan tidak laik terbang karena alasan kesehatan.
Hal tersebut disampaikan Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam setelah seremoni pemberangkatan kloter 116, yang menjadi kelompok terbang terakhir.
"Jadi ada 30 jamaah haji yang ditunda keberangkatannya (pada musim haji 2026)," ujar As’adul di Gedung Musdalifah, Kompleks Asrama Haji Embarkasi Surabaya pada Kamis malam (21/5).
As’adul menjelaskan, puluhan jamaah tersebut harus menunda keberangkatan karena berbagai faktor. Selain kondisi medis, ada pula jamaah yang memilih mundur lantaran tidak memiliki pendamping selama menjalankan ibadah haji.
"Ada yang mundur karena tidak ada pendampingnya. Ada juga yang sudah di Embarkasi, kemudian sakit. Ada yang karena demensia, hamil. Paling banyak karena sakit jantung, seperti itu," imbuhnya.
Jamaah yang batal berangkat pada musim haji 2026 akan diprioritaskan untuk keberangkatan tahun depan. Namun, hal itu berlaku apabila biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) dan hak PPIH tidak diambil kembali oleh jamaah.
Baca Juga:Bakal Copot Dirjen Bea Cukai jika Terbukti Terima Suap, Purbaya: Persidangan, Saya Nggak Ikut Campur
"Konsekuensinya kalau tidak diambil (hak) PPIH sama BPI-nya, maka tahun depan menjadi prioritas (dalam penyelenggaraan ibadah haji 2027)," terang As’adul yang juga menjabat sebagai Plt Kanwil Kemenhaj Jawa Timur.
Dalam kesempatan yang sama, As’adul menuturkan bahwa hingga Kamis (21/5), tercatat ada 14 jamaah asal Embarkasi Surabaya yang wafat selama masa operasional haji 2026.
Rinciannya, 1 jamaah wafat karena penyakit jantung di RSUD Haji Surabaya dan 13 jamaah wafat di Arab Saudi. "Yang di Tanah Suci rata-rata (wafat karena) kelelahan dan penyakit jantung," beber As’adul.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Prediksi Skor Prancis vs Maroko: Bandar Taruhan Klaim Les Bleus Menang 90 Menit, Opta Beri Peluang Pasti 60,9 Persen
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
