Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 22 Mei 2026 | 03.49 WIB

Gubernur Jatim Khofifah Lepas Kloter Terakhir Jamaah Haji Embarkasi Surabaya 2026

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa melepas kloter terakhir jamaah haji Embarkasi Surabaya, Kamis (21/5). (Novia Herawati/ JawaPos.com) - Image

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa melepas kloter terakhir jamaah haji Embarkasi Surabaya, Kamis (21/5). (Novia Herawati/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Sepekan menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya telah memberangkatkan 116 kloter jamaah ke Arab Saudi, Kamis (21/5).

Kelompok terbang terakhir, yakni kloter 116, yang terdiri dari jamaah asal Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo, diberangkatkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

"Alhamdulillah ada 116 kloter yang telah kita berangkatkan dari Embarkasi Surabaya, ini (kloter) terbanyak di antara semua provinsi di Indonesia," ujar Khofifah kepada awak media di Asrama Haji Surabaya, Kamis (21/5). 

Pejabat perempuan yang juga Koordinator PPIH Embarkasi Surabaya bersyukur pada pelaksanaan ibadah haji 2026, Provinsi Jawa Timur mendapatkan tambahan kuota haji dari Pemerintah Arab Saudi.

"Karena memang berdasarkan undang-undang haji, prioritas adalah yang waiting list paling panjang dan itu Jatim. Kami bersyukur dan berterima kasih, kalau hitung-hitungan, kita dapat (kuota) tambahan 8.000," tambahnya.

Khofifah berharap di tengah konflik wilayah Timur Tengah, jamaah calon haji asal Indonesia dapat menunaikan ibadah haji dengan lancar, serta menuntaskan rangkaian ibadah di Makkah dan Madinah.

"Insyaallah berjalan sangat lancar. Mohon doa semoga mereka selama melaksanakan ibadah hajinya, semuanya sehat, lancar dan mabrur. Tadi saya juga pesan (ke jamaah), doakan Indonesia aman dan damai," ucap Khofifah. 

Dalam kesempatan yang sama, Ketua PPIH Embarkasi Surabaya sekaligus Plt Kepala Kanwil Kemenhaj) Jawa Timur, As’adul Anam menyampaikan ada 30 jamaah yang gagal berangkat tahun ini. 

"Ada yang mundur karena tidak ada pendampingnya. Ada juga karena sudah sampai di embarkasi, lalu sakit. Ada jamaah yang demensia, hamil, hingga sakit jantung, seperti itu," ujarnya. 

Sementara jamaah asal Embarkasi Surabaya yang dilaporkan meninggal dunia, per Kamis (21/5) tercatat 14 orang. Dengan rincian 1 jamaah wafat di RSUD Haji Surabaya dan 13 di Arab Saudi.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore