
Acara pelantikan PPIH tahun 1447 Hijriah/2026 di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Jumat (17/4). (Humas Kemenhaj RI)
JawaPos.com - Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia (Menhaj RI), Mochamad Irfan Yusuf meminta Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) untuk memprihatinkan jemaah haji dari kelompok rentan.
Pesan tersebut disampaikan saat melantik ribuan PPIH Nasional Tahun 1447 Hijriah/ 2026 Hijriah di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya pada Jumat (17/4). Pelantikan digelar secara hybrid (daring dan luring).
“Pelayanan yang diberikan mengedepankan inklusifitas. Lansia, penyandang disabilitas, perempuan, dan kelompok rentan lainnya harus menjadi perhatian utama, bukan sekadar pelengkap,” tuturnya, Jumat (17/4).
Baca Juga:Update Klasemen Super League! Persebaya Surabaya Mandek di Peringkat 6 Usai Dipermak Madura United
Dalam arahannya, Menhaj menegaskan bahwa pelantikan petugas haji bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan peneguhan tanggung jawab besar untuk menghadirkan pelayanan secara nyata.
“Pelantikan ini adalah peneguhan amanah untuk menghadirkan pembinaan, pelayanan, dan pelindungan jemaah secara nyata sejak dari embarkasi (di Tanah Suci, hingga debarkasi),” imbuhnya.
Menhaj Irfan meminta seluruh petugas embarkasi memastikan kesiapan teknis berbasis data yang akurat, mulai dokumen perjalanan, pra-manifest, penempatan kloter, hingga layanan kesehatan jemaah.
Selain itu, distribusi kebutuhan jemaah juga diminta tertata dengan baik agar seluruh proses pelayanan berjalan lancar dan tidak menimbulkan kendala selama masa pemberangkatan.
Ia mengingatkan agar pendataan jemaah dalam skema murur dan tanazul dilakukan secara valid dan setiap kebijakan dijelaskan secara utuh supaya tidak menimbulkan kebingungan di kalangan jemaah.
Baca Juga:Pesan Semesta Besok 18 April 2026: 4 Zodiak Menemukan Arah Baru, Kekuatan Diri, dan Harapan Nyata
Dalam kesempatan yang sama, Menhaj juga menyoroti pentingnya integritas petugas karena kepercayaan jemaah merupakan amanah yang harus dijaga selama memberikan pelayanan di tanah air maupun tanah suci.
“Tidak boleh ada penyalahgunaan kewenangan atau pelayanan yang diskriminatif. Petugas haji (PPIH) harus menjadi teladan (bagi jemaah) dalam kejujuran dan akhlak pelayanan,” tegas Irfan.
Menutup arahannya, ia mengajak seluruh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji untuk bekerja sebagai satu tim nasional, dengan standar pelayanan yang sama meski pelantikan tahun ini dilaksanakan secara hybrid.
“Walaupun dilantik secara hybrid, kita adalah satu tim nasional dengan satu standar pelayanan. Alhamdulillah semuanya sudah siap, terutama terkaitkan dengan dokumen-dokumen yang diperlukan," pungkasnya.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
