
Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf (kiri) memberi sambutan saat pembukaan Seleksi Petugas Haji Daerah 2026 di Asrama Haji Surabaya, Kamis (22/1). (ANTARA/Naufal Ammar Imaduddin)
JawaPos.com-Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf menyebut pengalihan pemberangkatan sebagian jamaah haji asal Jawa Timur (Jatim) ke Bandara Kediri sebagai langkah untuk mengurangi beban operasional Embarkasi Surabaya pada 2026.
’’Bandara Kediri kami pilih sebagai alternatif embarkasi karena secara teknis sudah siap dan posisinya strategis untuk melayani jamaah dari wilayah Jawa Timur bagian selatan,” kata Menhaj usai membuka kegiatan Seleksi Petugas Haji Daerah (PHD) 2026 di Asrama Haji Surabaya, Kamis.
Menhaj menyebut Bandara Kediri dipilih sebagai alternatif embarkasi karena secara teknis telah siap dan memiliki posisi strategis untuk melayani jamaah dari wilayah Jatim bagian selatan.
Selain itu, kata dia, Embarkasi Surabaya selama ini menjadi salah satu titik tersibuk dalam penyelenggaraan haji, sehingga diperlukan penambahan jalur keberangkatan guna menjaga kelancaran layanan.
Oleh karena itu, lanjutnya, pembagian titik keberangkatan diharapkan dapat mengurangi kepadatan di Embarkasi Surabaya, sekaligus memperpendek jarak tempuh jamaah dari daerah asal menuju bandara.
Contohnya, kata Menhaj, jamaah dari wilayah seperti Kediri, Tulungagung, Blitar, dan sekitarnya, selama ini harus menempuh perjalanan darat yang cukup panjang menuju Surabaya sebelum terbang ke Tanah Suci.
’’Tentu kami bagi mana yang lebih dekat, supaya lebih efisien, lebih efektif, dan tidak terlalu memberikan rasa capek kepada para jamaah haji kita,” ucap Menhaj Mochamad Irfan Yusuf.
Meski demikian, Gus Irfan, sapaannya, menyampaikan Bandara Kediri belum dapat digunakan untuk musim haji tahun ini karena keterbatasan waktu dan kesiapan administrasi, meskipun infrastruktur fisik telah tersedia.
Selain itu ia menambahkan pada tahap awal pemerintah belum merencanakan pembangunan asrama haji di kawasan Bandara Kediri dan akan mengandalkan pengaturan kloter yang lebih fleksibel.
Meskipun demikian Menjah berharap kebijakan tersebut dapat membantu pemerataan layanan haji, sekaligus meningkatkan kenyamanan jamaah tanpa membebani satu embarkasi utama.
“Tentu mungkin sekitar Kediri, kami harapkan keberangkatan melalui bandara baru ini bisa memberikan pengalaman yang lebih nyaman bagi jamaah haji Jawa Timur daerah selatan,” ujar Menhaj Mochamad Irfan Yusuf. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022