
Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak (tengah) di diskusi publik Kebersamaan Pengusaha Travel Haji Umrah (Bersathu) di Kota Tangerang (29/10) sore. (Hilmi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mengungkap informasi mengejutkan soal pengelolaan dana haji. Yaitu, ada kebocoran biaya haji yang mencapai 30 persen atau setara Rp 5 triliun. Kebocoran itu di antaranya disebabkan adanya pungutan liar (pungli).
Dia mengatakan dalam penyelenggaraan haji ada 10 titik bisnis proses yang dijalankan. Dari 10 titik bisnis proses itu, nilai pengadaannya sekitar Rp 17 triliun. "Dari jumlah itu kebocorannya sekitar 20 sampai 30 persen atau sekitar rp 5 triliun," kata Dahnil dalam diskusi publik Kebersamaan Pengusaha Travel Haji Umrah (Bersathu) di Kota Tangerang (29/10).
Kini Kemenhaj berupaya menutup kebocoran itu. Harapannya biaya haji tahun depan bisa lebih murah. Dahnil mengatakan potensi kebocoran itu muncul dari beragam praktik kecurangan. Seperti adanya suap, kick back, rente, korupsi, manipulasi atau lainnya. Untuk mengawal supaya pengadaan keperluan haji berjalan bersih, Kemenhaj menggandeng Kejaksaan Agung (Kejagung).
Kemudian terkait dengan ekosistem travel haji khusus dan umrah, dia menegaskan Kemenhaj akan bersikap adil serta taat regulasi. "Tugas Kemenhaj menyiapkan ring yang adil untuk para travel," kata dia. Sehingga seluruh travel haji khusus dan umrah bisa bersaing secara fair.
Upaya Kemenhaj bersih-bersih menutup segala kecurangan dalam penyelenggaraan haji itu, didukung asosiasi travel haji khusus dan umrah Bersathu. Ketua Umum Bersathu Wawan Suhada mengatakan, mereka juga meminta seluruh travel di bawah bendera Bersathu untuk taat aturan. "Buat apa untung besar tapi tidak berkah," tegasnya.
Dia mengatakan pembentukan Kemenhaj harus membawa wajah baru dalam penyelenggaraan haji reguler, haji khusus, maupun umrah. "Kami di Bersathu komitmen akan menyapu bersih segala bentuk praktik kecurangan dalam penyelenggaraan haji khusus maupun umrah," kata Wawan.
Praktik curang itu seperti jual beli kuota haji khusus antar sesama travel. Atau juga jual beli izin travel umrah atau haji khusus dari satu pihak ke pihak lain.
"Saya baru tahu ternyata pembentukan Kementerian Haji dan Umrah adalah ide Presiden Prabowo sejak 20 tahun lalu," katanya. Untuk itu keberadaan Kemenhaj harus dikawal bersama. Sehingga umat Islam di Indonesia bisa menjalankan ibadah haji atau umrah dengan aman serta nyaman. (wan)

Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
