
Ilustrasi jemaah haji. (PPIH Debarkasi Surabaya)
JawaPos.com - Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, NTT pada Senin (7/7), memaksa Bandara Internasional Komodo Labuan Bajo tutup sementara. Hal ini berimbas pada kepulangan jamaah haji.
Sebanyak 22 jamaah dan petugas asal Kabupaten Manggarai, NTT, yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 75 Debarkasi Surabaya, terpaksa menunda kepulangannya, karena bandara tujuan tertutup abu vulkanik.
Setelah menanti kurang lebih empat hari, jamaah asal Manggarai akhirnya bisa pulang ke kampung halaman hari ini, Jumat (11/7). Mereka terbang dari Surabaya menuju Labuan Bajo dengan transit di Bandara Ngurah Rai, Denpasar.
Ketua kloter 75, Abdul Murtalib Nurdin menceritakan bahwa pada Senin (7/7), mereka sudah berada di ruang tunggu Bandara Juanda. Namun tiba-tiba mendapat pengumuman penerbangan mereka dibatalkan.
"Kami diberitahukan jika Bandara Komodo, Labuan Bajo ditutup karena kondisi alam saat itu tidak memungkinkan," ujar Abdul kepada awak media di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Jumat (11/7).
Sebagai informasi, erupsi Gunung Lewotobi Laki Laki pada Senin (7/7) mengakibatkan 4 bandara di NTT tutup sementara, di antaranya Bandara Fransiskus Xaverius Seda, Bandara Wunopito, Bandara Komodo, dan Bandara Sales Lega.
"Mereka bilang uang tiket yang dibatalkan akan dikembalikan 100 persen oleh maskapai. Cuma hingga hari ini kami masih menunggu pencairan uang tiket. Untuk kepulangan ini kami memakai biaya sendiri," imbuhnya.
Abdul bersyukur rombongannya masih diberi kesempatan untuk menginap di Asrama Haji Sukolilo hingga kepulangan mereka. Tak ingin ambil pusing, ia optimis bahwa ujian yang menimpa rombong pasti ada hikmahnya.
"Rombongan lain sudah bahagia berkumpul bersama keluarga, kami masih di sini (Surabaya). Kami jalani ujian ini dengan ikhlas. Semoga dapat menambah kemabruran haji kami," terang Abdul.
Abdul mengungkapkan sejatinya rombongan ingin segera pulang begitu Bandara Komodo dibuka. Hanya saja, mereka kehabisan tiket dan baru hari ini tiket tersedia. Mereka membeli tiket dengan uang pribadi masing-masing.
Kini, rombongan jamaah haji asal Manggarai, NTT sedang dalam perjalanan ke kampung halaman. Mereka dijadwalkan terbang menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar pada 13.15 WIB.
Setelah transit, mereka kembali meneruskan perjalanannya menuju Bandara Komodo Labuan Bajo pada Jumat (11/7) pukul 15.30 WITA. (*)

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
