Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 12 Juli 2025 | 00.23 WIB

22 Jamaah Haji Manggarai Tertahan 4 Hari di Surabaya karena Erupsi Gunung Lewotobi

Ilustrasi jemaah haji. (PPIH Debarkasi Surabaya) - Image

Ilustrasi jemaah haji. (PPIH Debarkasi Surabaya)

JawaPos.com - Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, NTT pada Senin (7/7), memaksa Bandara Internasional Komodo Labuan Bajo tutup sementara. Hal ini berimbas pada kepulangan jamaah haji.

Sebanyak 22 jamaah dan petugas asal Kabupaten Manggarai, NTT, yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 75 Debarkasi Surabaya, terpaksa menunda kepulangannya, karena bandara tujuan tertutup abu vulkanik.

Setelah menanti kurang lebih empat hari, jamaah asal Manggarai akhirnya bisa pulang ke kampung halaman hari ini, Jumat (11/7). Mereka terbang dari Surabaya menuju Labuan Bajo dengan transit di Bandara Ngurah Rai, Denpasar.

Ketua kloter 75, Abdul Murtalib Nurdin menceritakan bahwa pada Senin (7/7), mereka sudah berada di ruang tunggu Bandara Juanda. Namun tiba-tiba mendapat pengumuman penerbangan mereka dibatalkan. 

"Kami diberitahukan jika Bandara Komodo, Labuan Bajo ditutup karena kondisi alam saat itu tidak memungkinkan," ujar Abdul kepada awak media di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Jumat (11/7).

Sebagai informasi, erupsi Gunung Lewotobi Laki Laki pada Senin (7/7) mengakibatkan 4 bandara di NTT tutup sementara, di antaranya Bandara Fransiskus Xaverius Seda, Bandara Wunopito, Bandara Komodo, dan Bandara Sales Lega.

"Mereka bilang uang tiket yang dibatalkan akan dikembalikan 100 persen oleh maskapai. Cuma hingga hari ini kami masih menunggu pencairan uang tiket. Untuk kepulangan ini kami memakai biaya sendiri," imbuhnya.

Abdul bersyukur rombongannya masih diberi kesempatan untuk menginap di Asrama Haji Sukolilo hingga kepulangan mereka. Tak ingin ambil pusing, ia optimis bahwa ujian yang menimpa rombong pasti ada hikmahnya.

"Rombongan lain sudah bahagia berkumpul bersama keluarga, kami masih di sini (Surabaya). Kami jalani ujian ini dengan ikhlas. Semoga dapat menambah kemabruran haji kami," terang Abdul.

Abdul mengungkapkan sejatinya rombongan ingin segera pulang begitu Bandara Komodo dibuka. Hanya saja, mereka kehabisan tiket dan baru hari ini tiket tersedia. Mereka membeli tiket dengan uang pribadi masing-masing.

Kini, rombongan jamaah haji asal Manggarai, NTT sedang dalam perjalanan ke kampung halaman. Mereka dijadwalkan terbang menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar pada 13.15 WIB.

Setelah transit, mereka kembali meneruskan perjalanannya menuju Bandara Komodo Labuan Bajo pada Jumat (11/7) pukul 15.30 WITA. (*)

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore