Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 10 Juni 2025 | 03.46 WIB

Haji Indonesia Disorot Dunia, Saudi Beri Apresiasi, #HajiArmuzna Ramai di Twitter

Ilustrasi jemaah haji Indonesia. (MCH 2025) - Image

Ilustrasi jemaah haji Indonesia. (MCH 2025)

JawaPos.com – Jagat maya Indonesia diramaikan oleh perbincangan soal ibadah haji. Pada Senin (9/6) siang, dua tagar populer naik ke puncak trending topic Twitter (X) nasional: #HajiArmuzna dan frasa “Saudi Apresiasi Indonesia”.

Dua topik itu bertahan di puncak sejak pukul 11.43 hingga 14.55 WIB. Data dari twitter-trending.com/indonesia mencatat bahwa frasa dan tagar itu menempati posisi 1 dan 2 secara nasional, menandakan besarnya perhatian publik terhadap pelaksanaan Haji 1446 H / 2025 M.

Gelombang apresiasi netizen bermula dari kabar pujian Pemerintah Arab Saudi terhadap Indonesia. Ribuan cuitan menyoroti keberhasilan pemerintah dan petugas haji dalam menjaga keamanan dan kenyamanan jemaah, terutama selama fase Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

“Saudi Apresiasi Indonesia soal haji 2025 yang dinilai tertib dan disiplin, permintaan maaf juga di sampaikan atas hambatan dan layanan saat puncak haji #HajiArmuzna,” tulis akun @kiyowooou____

“wih keren banget ya Saudi Apresiasi Indonesia karena sudah tertib semuanya, semoga para jemaah pulang dengan selamat aamiin #HajiArmuzna,” ujar akun Alysya @Berburudsknan.

Pemicu utama topik ini adalah pertemuan antara Menteri Agama RI Nasaruddin Umar dengan Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi, Mohammad bin Salman (MBS). Pertemuan itu berlangsung di Istana Kerajaan Saudi dengan kehadiran lebih dari 100 delegasi dari negara pengirim jemaah haji.

“Alhamdulillah saya diterima langsung oleh Pak MBS di Istana Kerajaan,” ujar Nasaruddin usai pertemuan.

Dalam forum itu, Indonesia mendapat perhatian sebagai negara pengirim jemaah terbesar di dunia. Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Tawfiq bin Fawzan Al-Rabiah, menyampaikan apresiasi atas kerapian manajemen dan kualitas layanan jemaah asal Indonesia.

Tahun ini, sejumlah perbaikan dilakukan oleh pemerintah Indonesia. Di antaranya, tenda yang lebih tertata, pasokan air bersih yang stabil, hingga dukungan dari rumah sakit tambahan dan tim medis keliling.

“Alhamdulillah angka kematian menurun, salah satunya karena fasilitas kesehatan yang lebih baik,” jelas Menag Nasaruddin.

Ungkapan positif juga datang dari jemaah yang aktif berbagi pengalaman di media sosial. Banyak dari mereka menilai pelaksanaan haji tahun ini lebih manusiawi, terorganisir, dan mengutamakan kenyamanan meski cuaca ekstrem menjadi tantangan utama.

Namun, di tengah pujian yang deras, ada pula kritik membangun dari warganet. Masalah kepadatan dan kemacetan dari Arafah ke Mina dinilai masih menjadi pekerjaan rumah penting.

“Fasilitas oke, tapi manajemen arus dari Arafah ke Mina masih PR. Semoga jadi bahan evaluasi. #HajiArmuzna,” tulis akun Azka.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore