
Menag Nasaruddin Umar (kiri) dan Menteri Haji dan Umroh Mochamad Irfan Yusuf. (MCH 2025)
JawaPos.com – Kesibukan jelang puncak haji semakin memuncak. Di tengah persiapan besar menuju Arafah, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar membawa kabar penting dari pertemuan dengan Menteri Haji dan Menteri Kesehatan Arab Saudi di Jeddah, Minggu (1/6).
“Alhamdulillah, tadi terjadi kesepakatan. Menteri Kesehatan Arab Saudi (Fahad Abdulrahman AlJalajel) memberikan kewenangan tertentu terhadap jemaah haji Indonesia untuk melibatkan dokter Indonesia melakukan pengobatan di kliniknya,” ujar Menag.
Sebelumnya, banyak jemaah yang harus langsung dirujuk ke rumah sakit Saudi saat sakit, padahal sebagian besar merasa tidak nyaman karena kendala bahasa.
“Pertama ada kesulitan bahasa, jangankan bahasa Arab, bahasa Inggris, bahasa Indonesia pun sebagian mereka itu tidak paham harus menggunakan bahasa lokal. Nah, di sana itu kan sulit,” jelas Nasaruddin. Akibatnya, tak sedikit jemaah yang menahan sakit demi menghindari stres berurusan tanpa pendamping di rumah sakit asing.
Kesepakatan ini menjadi angin segar. Kini, dokter-dokter Indonesia yang tergabung dalam tim kesehatan haji diperbolehkan memberikan perawatan langsung di klinik-klinik yang disediakan. Langkah ini diyakini bisa mengurangi jumlah jemaah yang menunda perawatan, sekaligus meningkatkan keamanan dan kenyamanan mereka saat melaksanakan ibadah.
Selain isu kesehatan, Menag juga menyampaikan imbauan penting dari pertemuan dengan Menteri Haji Saudi.
“Diharapkan seluruhnya itu jangan ada yang keluar kemah dan jangan ada yang pergi ke Jabal Rahmah, karena itu sangat berbahaya, karena panasnya sangat tinggi,” ujarnya. Suhu di Tanah Suci diperkirakan bisa tembus 50°C, yang sangat berisiko bagi kesehatan jemaah, terutama lansia dan yang memiliki komorbid.
Ia juga mengingatkan agar para pimpinan kloter di semua tingkat mematuhi peraturan yang telah ditetapkan pemerintah Saudi.
“Mereka menganjurkan kepada seluruh pimpinan-pimpinan tertinggi sampai unit-unit lokal pada setiap rombongannya itu, mengarahkan jemaahnya untuk mengikuti peraturan-peraturan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Saudi Arabia, khususnya Menteri Haji,” tegasnya.
Kekhawatiran soal angka wafat juga menjadi sorotan. Menteri Kesehatan Saudi, kata Menag, mempertanyakan detail soal jumlah dokter, perawat, dan mekanisme penyeleksian kesehatan jemaah Indonesia sebelum keberangkatan.
“Menteri Kesehatan ini sangat prihatin ya, banyaknya jumlah yang wafat ya, terutama di Indonesia,” ujar Nasaruddin.
Namun, Menag menekankan bahwa tim kesehatan Indonesia telah menjelaskan semua mekanisme yang ada, termasuk kesiapan tim medis dan layanan lapangan. Ke depannya, ia menilai catatan-catatan dari pihak Saudi ini akan menjadi bahan introspeksi penting untuk menyempurnakan pelayanan haji.
“Saya berharap nanti insyaallah catatan-catatan yang diberikan kepada kita ini akan menjadi pembelajaran untuk tahun-tahun akan datang,” tutupnya.
Dengan kesepakatan penting ini, jemaah Indonesia mendapat tambahan perlindungan layanan kesehatan. Di tengah suhu ekstrem dan kondisi ibadah yang menantang, setiap langkah kecil menjadi kunci besar untuk keselamatan dan kelancaran ibadah. Semoga seluruh jemaah dapat menjalankan puncak haji dengan aman, nyaman, dan pulang membawa predikat mabrur.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
