Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 12 Juni 2025 | 03.27 WIB

Pemulangan Jemaah Haji Dimulai, Gus Irfan: Semoga Jadi Haji Mabrur yang Lebih Sosial dan Religius

Ilustrasi jemaah haji. (MCH 2025) - Image

Ilustrasi jemaah haji. (MCH 2025)

JawaPos.com – Hari ini, Rabu (11/6), menjadi tonggak awal dimulainya fase pemulangan jemaah haji Indonesia dari Tanah Suci. Sejumlah jemaah dari tujuh kelompok terbang (kloter) diberangkatkan ke tanah air melalui dua bandara berbeda, yakni Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) di Madinah dan Bandara King Abdul Aziz di Jeddah.

Dari Bandara Madinah, kloter UPG 1 dan UPG 2 (Embarkasi Makassar), LOP 1 (Lombok), serta JKG 1 (Jakarta Pondok Gede) menjadi jemaah yang pertama kali diterbangkan. Sementara itu, dari Jeddah, keberangkatan dilakukan untuk kloter SUB 1 dan SUB 2 (Surabaya) serta JKS 1 (Jakarta Bekasi).

Kepala Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) Mochamad Irfan Yusuf yang turut mendampingi proses pemulangan menyampaikan apresiasinya kepada seluruh jemaah atas ketertiban dalam menjalankan rangkaian ibadah haji. Ia berharap seluruh jemaah kembali ke Indonesia dalam keadaan sehat dan menjadi haji yang mabrur.

"Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh Jemaah Haji dan hari ini diwakili oleh Jemaah Haji dari Ujung Pandang yang telah menjalankan semua hal-hal yang kita sarankan. Alhamdulillah pagi ini kembali ke tanah air," ujar Irfan.

Ia juga menambahkan bahwa seluruh tahapan ibadah, termasuk wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, dan lempar jumrah di Mina telah berjalan baik. Meski sempat diwarnai sejumlah tantangan teknis, semua dapat dilalui dengan baik.

"Semua tahapan-tahapan bisa kita laksanakan, walaupun dalam perjalanannya ada kendala-kendala. Tapi alhamdulillah bisa dilaksanakan semuanya, dan kendalanya itu akan menjadi catatan kita untuk tahun depan," ungkapnya.

Irfan juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyampaikan evaluasi kepada Deputi Menteri Haji Arab Saudi untuk menjadi bahan perbaikan pada musim haji mendatang.

Lebih jauh, ia menyampaikan harapan agar jemaah haji Indonesia tidak hanya pulang dengan status haji mabrur, tetapi juga membawa perubahan positif dalam kehidupan sehari-hari setelah kembali ke tanah air.

"Haji mabrur itu tentu bukan sekadar catatan, tapi kita lihat perilakunya setelah pulang ke tanah air. Biasanya akan menjadi lebih saleh, lebih sosial, dan lebih religius," tuturnya.

Menurut Irfan, keberhasilan haji tidak hanya diukur dari sisi ibadah, tetapi juga dampaknya secara sosial dan ekonomi.

"Bagi kami di badan penyelenggara haji, ada tiga sukses: sukses ritual, sukses ekonomi, dan sukses peradaban," pungkasnya.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore