Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 6 Mei 2025 | 08.58 WIB

Layanan Kesehatan Jemaah Haji Dimaksimalkan, Tim Kesehatan Siaga Sejak Kedatangan di Madinah

Dokter dari tim kesehatan haji Indonesia sedang memeriksa calon jemaah haji yang mendarat di Bandara Madinah. (Media Center Haji 2025) - Image

Dokter dari tim kesehatan haji Indonesia sedang memeriksa calon jemaah haji yang mendarat di Bandara Madinah. (Media Center Haji 2025)

JawaPos.com – Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) terus siaga memberikan layanan kesehatan bagi jemaah haji sejak mereka tiba di Arab Saudi. Di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA), Madinah, TKHI stanby selama proses kedatangan untuk memastikan kondisi jemaah tetap prima.

Langkah sigap ini menjadi bagian penting dari pelayanan haji, khususnya dalam mendampingi jemaah lanjut usia dan mereka yang mengalami gangguan kesehatan selama perjalanan udara dari Indonesia ke Tanah Suci.

Seperti yang terjadi pada saat kedatangan jemaah kloter JKG 5 yang mendarat di Bandara AMAA pada pukul 09.46 Waktu Arab Saudi, Sabtu (4/5). Tim Kesehatan langsung memberikan pemeriksaan kesehatan bagi jemaah yang membutuhkan bantuan medis.

“Ada satu jemaah yang diberikan layanan obat suntik saat turun dari pesawat. Sementara jemaah lain dinyatakan dalam kondisi baik,” kata dr. Jumiati Satrul, anggota TKHI yang bertugas di Bandara Madinah.

Jumiati yang juga merupakan dokter spesialis penyakit dalam menjelaskan, tim medis siap merujuk jemaah ke Klinik Bandara jika ditemukan kondisi kesehatan yang serius. Namun, sejauh ini, mayoritas jemaah berada dalam kondisi stabil.

“Kalau ada jemaah yang dinyatakan sakit parah, baru kami akan merujuknya ke Klinik Bandara,” tambahnya.

Untuk menjangkau seluruh jemaah, TKHI menempatkan satu dokter dalam setiap kelompok terbang (kloter). Tugasnya adalah memantau kondisi kesehatan jemaah sejak dari asrama embarkasi hingga proses keberangkatan ke Arab Saudi.

TKHI dari masing-masing kloter juga rutin memberikan laporan perkembangan kondisi jemaah kepada tim medis yang bertugas di Bandara Madinah. Koordinasi ini penting untuk memastikan deteksi dini masalah kesehatan jemaah.

Sejak operasional kedatangan jemaah haji dimulai pada 2 Mei 2025, TKHI telah aktif memberikan pendampingan medis secara penuh di bandara. Kehadiran mereka menjadi garda depan dalam menjaga kesehatan para tamu Allah sejak langkah pertama di Tanah Suci.

Berdasarkan data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kemenag RI, sebanyak 7.373 jemaah asal Indonesia sudah tiba di Madinah dalam gelombang pertama pemberangkatan.

Seluruh jemaah tersebut kini telah menempati hotel yang berlokasi di kawasan dekat Masjid Nabawi. Akses ini memudahkan jemaah menjalankan ibadah dan tetap berada dalam pengawasan layanan kesehatan haji Indonesia.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore