Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 2 Mei 2025 | 05.26 WIB

Menkes Sebut Mayoritas Kematian Jemaah Haji Indonesia Disebabkan Pneumonia dan Serangan Jantung

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin. (Royyan/ JawaPos.com) - Image

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin. (Royyan/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa mayoritas kasus kematian jemaah haji Indonesia disebabkan oleh pneumonia dan serangan jantung.

Ia menyoroti keterlambatan penanganan medis sebagai faktor utama yang memperburuk kondisi jemaah hingga menyebabkan kematian.

"Kasus kematian terbanyak itu karena pneumonia dan serangan jantung. Dan setelah kami evaluasi, banyak yang meninggal karena terlambat dirujuk," ujarnya saat ikut memberangkatkan kloter pertama jemaah haji di Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis (1/5).

"(Padahal) Serangan jantung itu nggak bisa ditunda, harus langsung ditangani. Tapi yang terjadi, jemaah dirujuk dulu ke klinik, lalu baru cari rumah sakit. Ketika sampai, sudah terlambat," sambun Budi.

Sebagai respons atas kondisi tersebut, kini Indonesia mendapat alokasi khusus fasilitas medis langsung di dalam kompleks Masjidil Haram.

Fasilitas ini berupa masjid besar yang dilengkapi alat kesehatan modern dan tenaga medis yang bisa berbahasa Indonesia. Fasilitas ini mempercepat akses layanan darurat bagi jemaah.

"Setelah perbaikan itu, kematian bisa ditekan dan layanan kesehatan jadi lebih cepat. Bahkan rumah sakit di Arab Saudi sekarang bisa langsung menerima jemaah kita," jelas Budi.

Ia menambahkan, skema layanan darurat ini terus disempurnakan dan kembali diterapkan untuk musim haji 2025.

Sebelumnya, sebanyak 7.514 jemaah haji Indonesia kloter pertama resmi diberangkatkan malam ini dari berbagai embarkasi menuju Tanah Suci. Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, memimpin langsung pelepasan tersebut secara simbolis di Asrama Haji, Jakarta Timur. 

Ia juga menyampaikan sejumlah pesan penting bagi para jemaah, termasuk imbauan untuk tidak terlalu memforsir tenaga di awal perjalanan.

"Baru saja kami melepas kloter pertama menuju ke Tanah Suci," ucapnya kepada wartawan, Kamis (1/5).

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore