Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 6 Juni 2024 | 14.40 WIB

Berawal Jadi Tukang Ojek, Suparmin dan Istrinya asal Kabupaten Sragen Bisa Berangkat Haji, Simak Kisahnya

Suparmin dan Sariyem, Jemaah Haji asal Kabupaten Sragen, Jawa Tengah yang Berjuang Keras Demi Bisa Berangkat Haji./Kemenag.go.id - Image

Suparmin dan Sariyem, Jemaah Haji asal Kabupaten Sragen, Jawa Tengah yang Berjuang Keras Demi Bisa Berangkat Haji./Kemenag.go.id

JawaPos.com - Cerita perjuangan Suparmin dan istrinya (Sariyem) patut menjadi inspirasi. Pasalnya, pasangan suami-istri asal Kabupaten Sragen ini bisa berangkat ke Tanah Suci dengan perjuangan yang luar biasa.

Dikutip dari laman kemenag.go.id Suparmin dan Sariyem merupakan jemaah haji asal Kabupaten Sragen.

Demi bisa berangkat haji tahun ini, mereka mengumpulkan pundi-pundi Rupiah sejak masih muda.

Awalnya, Suparmin bekerja sebagai tukang tebang tebu selama lima tahun. Namun, ia merasa penghasilannya masih tak cukup untuk makan sehari-hari.

“Waktu itu untuk beli gaplek (makanan dari ketela) saja sulit,” kata Suparmin ketika berada di Embarkasi Solo, Rabu (5/6) lalu.

Meski kehidupannya sulit, Suparmin tak pernah patah semangat dan mulai memutuskan untuk berganti profesi sebagai tukang ojek.

Alhasil, penghasilannya mulai bertambah hingga cukup memenuhi kebutuhan hidup dan biaya sekolah ketiga anaknya.

Sebagai seorang pejuang keluarga atau pencari nafkah, Suparmin termasuk tipikal orang yang selalu bekerja keras. Ia rela mengojek siang dan malam.

Kala itu, Suparmin optimis bisa mewujudkan cita-citanya ke Tanah Suci (pergi haji). Sedikit demi sedikit, ia sisakan penghasilannya untuk ditabung.

“Sebagian penghasilan saya sisihkan untuk daftar naik haji bersama istri,” tuturnya.

Berkat ketelatenan menekuni pekerjaannya, Suparmin juga berhasil membeli seekor sapi untuk beternak. Lagi-lagi, keberuntungan berpihak kepadanya. Sapi yang dipelihara itu kian bertambah menjadi tiga ekor.

Nah, dari menjual tiga ekor sapi inilah Suparmin dan istrinya bisa segera daftar haji pada tahun 2012 silam.

“Waktu itu saya senang sekali, akhirnya saya bisa mewujudkan keinginan saya untuk daftar haji bersama istri,” ungkap dia.

Sebuah niat yang besar untuk daftar haji tersebut ternyata membuat pintu rezeki Suparmin terbuka.

Usai daftar haji perlahan dia bisa membeli kios di pasar dan mendapatkan penghasilan yang lumayan.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore