
Rombongan haji kloter pertama asal Indonesia disambut dengan bunga saat tiba di Madinah.
JawaPos.com - Rombongan Calon Jamaah Haji (CJH) Indonesia yang tiba pertama di Madinah mendapat sambutan cukup spesial. Selain tidak perlu menjalani pemeriksaan imigrasi saat tiba di bandara, mereka juga disambut secara khusus saat masuk hotel Abraj Tabah, komplek Tabah Tower di Al Ansari Street.
Begitu turun dari bus, masing-masing jamaah mendapat kalungan bunga. Saat memasuki hotel, di bawah taburan bunga ucapan selamat datang, mereka disambut lantunan syair Thalaal Badru Alaina yang dibawakan grup rebana yang didatangkan pihak hotel.
Tak hanya itu, para jamaah juga disuguhi hidangan kurma, coklat arab, hingga souvenir. "Alhamdulillah perjalannya sangat lancar. Terima kasih atas sambutannya yang sangat baik,” kata Habiburrahman, salah satu jamaah begitu merebahkan punggungnya di kursi hotel.
Sementara itu, Kepala Bidang Akomodasi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Zainal Muttaqin mengatakan, sambutan itu memang disiapkan khusus.
”Dari hasil komunikasi kami dengan pihak syarikah (penyedia layanan ibadah haji. Alhamdulillah bisa dilakukan,” katanya.
Dia berharap, sambutan ini bisa memberikan dampak positif bagi semua pihak. ”Dan tentunya semoga ini bisa membuat para jamaah terhibur setelah menempuh perjalanan cukup Panjang,” katanya.
Sementara itu, Kepala PPIH Arab Saudi Daker Madinah Ali Machzumi menegaskan secara umum penyambutan CJH di hari pertama berjalan lancar.
”Alhamdulillah. Seluruh Jemaah penerbangan awal ini sudah masuk di hotel yang telah disiapkan. Seluruhnya sudah mendapat kamar,” katanya.
Baca Juga: Daftar 11 Pemain Termahal Milik Madura United, Ada Nama Incaran Persebaya
Di hari pertama kedatangan CJH Indonesia pada Minggu (12/5), sebanyak 7.206 CJH tiba dengan di antara 18 pesawat. Sesuai rencana, secara keseluruhan, sebanyak 90 ribu dari 213 ribu CJH reguler gelombang pertama, akan diterbangkan dari Indonesia menuju Madinah.
Mereka akan ditempatkan di 147 hotel yang seluruhnya berada di tiga wilayah yang sangat dekat Masjid Nabawi. Yakni Markaziyah Syimaliyah, Markaziyah Gharbiyah, dan Markaziyah Janubiyah. (*)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
