Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 20 Juni 2023 | 18.11 WIB

Siapkan 15 Mobil Golf untuk Jemaah Haji Lansia saat Melontar Jumrah di Mina

RESPONSIF: Kepala Seksi Perlindungan Jemaah Daerah Kerja Makkah Rijal Kani (kanan) mengantarkan barang milik jemaah yang tertinggal di Madinah. - Image

RESPONSIF: Kepala Seksi Perlindungan Jemaah Daerah Kerja Makkah Rijal Kani (kanan) mengantarkan barang milik jemaah yang tertinggal di Madinah.

Laporan dari Makkah: Eko Priyono-Abdi D. Noor

JawaPos.com – Pemerintah melengkapi inovasi layanan haji tahun ini dengan pengiriman unit mobil golf. Fasilitas itu digunakan untuk para lansia. Khususnya ketika menjalani rangkaian kegiatan melontar jumrah di Mina.

Koordinator Media Center Haji (MCH) PPIH Pusat Dodo Murtado mengatakan, ada 15 mobil golf yang dikirim dari Indonesia ke Makkah. Selain itu, ada seratus kursi roda. ”Pada momen puncak haji fase Mina, jemaah harus jalan kaki ke jamarat untuk melempar jumrah,” katanya di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta kemarin (19/6).

Perjalanan dari tenda jemaah ke jamarat cukup jauh. Jarak paling dekat adalah 3 km. Sehingga perjalanan pergi pulang ditempuh 6 km. Lalu, jarak terjauh tenda jemaah ke jamarat adalah 7 km. Sehingga total pergi pulang adalah 14 km.

Dodo menegaskan, pengiriman armada mobil golf dan kursi roda itu merupakan inovasi pelayanan haji. Sebab, hal itu baru pertama dilakukan pemerintah Indonesia. Sebelumnya, jemaah menggunakan kursi roda yang sudah ada di Arab Saudi. Tanpa ada layanan mobil golf.

Sementara itu, dari Arab Saudi dilaporkan bahwa jemaah kuota tambahan terus berdatangan. Kepala Seksi Akomodasi Daker Madinah Ali Machzumi mengatakan, rencana awal bakal ada 24 kloter kuota tambahan yang diberangkatkan. Sebanyak 13 kloter di antaranya transit di Madinah sebelum ke Makkah.

Dia menuturkan, layanan akomodasi kuota tambahan tidak ada perbedaan dengan kuota tetap. Seluruh jemaah bakal transit selama sehari semalam di Hotel Gloria Fayrouz al Massi di Madinah.

Sementara itu, petugas haji kembali mengingatkan jemaah yang berangkat dari Madinah ke Makkah agar jangan sampai ada barang yang tertinggal. Menurut Kepala Seksi Perlindungan Jemaah Daker Makkah Rijal Kani, ada kasus barang jemaah tertinggal di Madinah. Yakni, berupa uang dan tas kecil serta tas koper kecil. Barang tersebut berisi identitas jemaah sehingga mudah untuk dikembalikan. (*/wan/c19/fal)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore