Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 18 Juni 2023 | 17.44 WIB

Empat Kloter Kuota Tambahan Tiba di Saudi, PPIH Mulai Siapkan Petugas Badal Haji

JAGA KONDISI: Jemaah haji dari Embarkasi Solo menjalani pemeriksaan kesehatan di pemondokan di kawasan Misfalah, Makkah, kemarin (17/6). - Image

JAGA KONDISI: Jemaah haji dari Embarkasi Solo menjalani pemeriksaan kesehatan di pemondokan di kawasan Misfalah, Makkah, kemarin (17/6).

Laporan dari Makkah: Eko Priyono-Abdi D. Noor

JawaPos.com – Seiring dengan makin dekatnya tanggal penutupan (closing date) layanan penerbangan haji pada 22 Juni, jumlah jemaah yang tiba di Tanah Suci terus bertambah. Termasuk yang berasal dari kuota tambahan. Hingga kemarin (17/6), tercatat empat kloter kuota tambahan sudah mendarat di Arab Saudi.

Informasi perkembangan kedatangan jemaah haji kuota tambahan itu disampaikan Sekretaris Sektor BKO Bandara Madinah Suparno di Madinah kemarin. ”Untuk saat ini, hari kedua (kedatangan) kuota tambahan haji 2023,” katanya.

Suparno menjelaskan, rute kedatangan jemaah kuota tambahan berbeda dengan jemaah haji gelombang kedua. Karena faktor kepadatan penerbangan di bandara Jeddah, jemaah kuota tambahan mendarat di bandara Madinah. Setelah menginap semalam di Madinah, mereka diberangkatkan ke Makkah.

”Sama dengan jemaah haji gelombang pertama, jemaah kuota tambahan ini miqat di Bir Ali,” ujarnya. Selanjutnya, mereka menuju ke Makkah untuk mengerjakan umrah wajib atau umrah qudum.

Petugas penyelenggara ibadah haji (PPIH) terus mengingatkan jemaah haji lansia atau yang kurang sehat untuk tidak memaksakan diri beribadah di Masjidilharam. Sebab, masa puncak ibadah haji semakin dekat. Suparno menyatakan, puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) membutuhkan stamina dan tenaga ekstra.

Pihaknya bersyukur proses kedatangan jemaah kuota tambahan itu berjalan relatif lancar. ”Tidak ada kasus paspor hilang atau paspor ketinggalan,” ungkapnya.

Dia mengungkapkan, ada kiriman hibah 100 unit kursi roda dari tanah air. Kursi roda itu diharapkan bisa membantu jemaah yang membutuhkan. Khususnya saat masa Armuzna. Di tengah cuaca yang terik, jemaah diimbau minum banyak air putih untuk mencegah dehidrasi.

Sementara itu, secara keseluruhan hingga hari ke-26 penyelenggaraan haji 1444 Hijriah/2023, sebanyak 164.003 jemaah yang tergabung dalam 426 kloter sudah tiba di Tanah Suci. Data tersebut berdasar sistem informasi dan komputerisasi haji terpadu (siskohat) per 16 Juni 2023 pukul 00.00 WIB.

Dari Indonesia, dikabarkan bahwa masih terdapat sisa kuota tambahan jemaah haji. Sebagaimana diketahui, Indonesia mendapatkan tambahan kuota haji sebanyak 8.000 kursi. Setelah pelunasan kuota tambahan dibuka sampai Senin (12/6), masih ada sisa kuota sekitar 1.000 kursi.

Sekretaris Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Ahmad Abdullah menjelaskan, sesuai dengan regulasi, sisa kuota paling akhir itu diserahkan ke Kemenag untuk pengisiannya. ”Usulan penetapannya ada di Pak Menteri (Menag). Menteri yang punya hak,” katanya.

Sesuai dengan undang-undang tentang penyelenggaraan haji dan umrah, menteri agama yang berhak memutuskan pengisian pemenuhan kuota.

Dia menyampaikan, sesuai dengan amanat DPR, seluruh kuota harus bisa terserap maksimal. Termasuk dengan kuota tambahan. Ada juga sisa kuota paling akhir dari jemaah yang sejatinya sudah melakukan pelunasan, tetapi mendadak batal. Pelunasan sisa kuota paling akhir itu harus dilakukan pada Jumat (16/6).

Badal Haji

Menjelang puncak ibadah haji, PPIH menyiapkan proses badal haji. Layanan gratis alias tidak dipungut biaya itu diperuntukkan jemaah yang wafat mulai di embarkasi sampai menjelang wukuf.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore