Logo JawaPos
Author avatar - Image
12 September 2023, 19.43 WIB

Apple Fanboys Harus Berhati-hati, Hype Peluncuran iPhone 15 Rentan Ditunggangi Hacker

Ilustrasi: Kaspersky mengingatkan hype peluncuran iPhone 15 rentan disusupi para hacker. - Image

Ilustrasi: Kaspersky mengingatkan hype peluncuran iPhone 15 rentan disusupi para hacker.

JawaPos.com - Smartphone terbaru Apple yakni iPhone 15 Series akan meluncur dalam acara bertajuk 'Wonderlust' yang digelar secara langsung dari Apple Park di Cupertino, California, Amerika Serikat (AS). IPhone 15 Series ini akan dirilis bersama perangkat Apple lainnya yakni Apple Watch baru dan berbagai seri gadget lainnya yang akan berlangsung pada Selasa (12/9) pukul 1 PM ET atau Rabu (13/9) pukul 00.00 WIB.

Untuk mengantisipasi peluncuran Apple iPhone 15, para ahli Kaspersky telah mengungkap serangkaian penipuan yang mengeksploitasi euforia seputar inovasi teknologi ini. Penipuan ini mencakup berbagai skema penipuan, yang masing-masing membawa risiko berbeda bagi pengguna yang tidak menaruh curiga, termasuk potensi kerugian data dan finansial.

Dalam satu manuver penipuan yang lazim, penipu memikat pengguna dengan kesempatan membeli iPhone 15 sebelum peluncuran resminya. Skema ini memanfaatkan keinginan pengguna untuk menjadi orang pertama yang memiliki perangkat terbaru Apple.

Skema umum yang terjadi yakni penipu mengklaim bahwa mereka dapat menyediakan iPhone pra-rilis dan menjanjikan kesempatan kepada pengguna untuk mendapatkannya, seringkali dengan harga premium. Untuk mengamankan pembelian 'eksklusif' mereka, korban diharuskan melakukan pembayaran di muka atau membocorkan informasi keuangan mereka.

Selain itu, pengguna diminta untuk memberikan rincian identifikasi pribadi seperti nama, alamat, dan nomor telepon. Setelah pembayaran diserahkan, para penipu menghilang, meninggalkan korban tanpa iPhone yang dijanjikan hingga kehilangan dana. Selain risiko finansial, penipuan ini juga menimbulkan masalah privasi yang signifikan, karena data yang dicuri berpotensi dijual di Pasar Gelap.

Bentuk penipuan lainnya memberikan kesempatan kepada peserta untuk memenangkan iPhone 15 baru, asalkan mereka membayar sejumlah biaya di muka. Perkembangan umum dari skema ini adalah pengguna tertarik dengan iPhone 15 gratis, yang secara sempurna melengkapi penantian mereka terhadap peluncuran akan datang.

Untuk mengikuti giveaway, peserta diinstruksikan untuk membayar sedikit biaya, sering kali disamarkan sebagai biaya "pemrosesan" atau "registrasi". Setelah menyetorkan biaya, peserta tidak menerima imbalan apa pun.

"Di era digital, penipu terus-menerus beradaptasi dan mengeksploitasi kegembiraan kita terhadap tren teknologi terkini. Sangat penting bagi konsumen untuk tetap waspada, memverifikasi penawaran, dan menjaga informasi pribadi mereka. Ingat, jika sesuatu tampak terlalu bagus untuk menjadi kenyataan, sering kali itu berujung sebagai penipuan," komentar Tatyana Kulikova, pakar keamanan di Kaspersky.

Untuk menghindari menjadi korban penipuan tersebut, para ahli Kaspersky merekomendasikan beberapa hal. Pertama, lakukan verifikasi sumber, pastikan Anda berurusan dengan penjual yang bereputasi dan resmi, terutama untuk pembelian pra-rilis.

Hindari pembayaran di muka, berhati-hatilah dengan penawaran yang menuntut pembayaran di muka untuk hadiah atau produk pra-rilis dan hanya gunakan saluran resmi, andalkan situs web resmi Apple atau pengecer resmi untuk pembelian asli.

Jika ragu, periksa ulasan. Sebelum melakukan pembelian online, teliti penjualnya dan tinjau tanggapan pelanggan. Aktifkan juga autentikasi dua faktor (2FA) untuk melindungi akun online Anda, terutama yang terhubung dengan metode pembayaran, dengan 2FA.

Editor: Edy Pramana
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore