
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah kompak tersungkur pada perdagangan Jumat (16/10) setelah penyedia indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI) membuka konsultasi terkait proposal perubahan klasifikasi pasar saham Indonesia.
IHSG dibuka melemah 8,01 persen ke level 5.393,92 pada perdagangan Jumat pagi. Penurunan tersebut melampaui ambang batas yang memicu penghentian sementara perdagangan saham atau trading halt selama 30 menit.
Tekanan berlanjut dan membuat IHSG tercatat merosot 10,75 persen atau kehilangan 630,77 poin ke level 5.223. Pelemahan tersebut menjadi salah satu penurunan harian terdalam dalam sejarah pasar saham Indonesia.
Pada sesi pertama investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp 2,92 triliun di seluruh pasar dan bertahan hingga penutupan bursa. Angka ini berasal dari akumulasi pembelian sebesar Rp 5,2 triliun dan penjualan sebesar Rp 8,1 triliun.
Baca Juga:Fatwa Haram Vape, MUI Jatim Tegaskan yang Diharamkan Penyalahgunaan Narkoba Bukan Perangkatnya
Aksi jual asing pada Sesi I dan II didominasi oleh saham-saham big cap perbankan, terutama BBCA dengan net sell sebesar Rp 2 triliun, BBRI dengan net sell Rp 627,1 miliar, dan BMRI dengan net sell Rp 489,8 miliar.
Pada perdagangan akhir pekan, mata uang rupiah ditutup melemah 89 point sebelumnya sempat melemah 140 point dilevel Rp 18.027 dari penutupan sebelumnya di level Rp 17.938.
Analis Doo Financial, Lukman Leong, mengatakan rupiah ditutup melemah tajam terhadap dolar AS di tengah sentiment risk off domestik oleh kekuatiran downgrade MSCI.
“Perlemahan ini murni sentiment negatif domestik, indeks dolar AS sendiri terpantau menurun oleh meredanya sell off obligasi global,” ujar Lukman kepada JawaPos.com, Jumat (16/10).
Sebagaimana diketahui, Morgan Stanley Capital International (MSCI) membuka peluang untuk merubah klasifikasi pasar saham di Indonesia dari Emerging Market atau pasar berkembang menjadi Standalone Market atau pasar mandiri.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fulham vs Hull City: The Tigers Berpeluang Menang Tipis di Craven Cottage
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah
Prediksi Skor Lille vs Brest di Liga Prancis: Verdonk Starter, Les Dogues Berjaya di Pierre Mauroy
Prediksi Susunan Pemain Real Betis vs Barcelona: Yamal dan Adeyemi Jadi Andalan
Prediksi Skor Hamburger SV vs Stuttgart: Die Roten Siap Pesta Gol di Volksparkstadion
Prediksi Skor Espanyol vs Atletico Madrid di Liga Spanyol: Los Rojiblancos Pertahankan Laju Positif
Prediksi Skor PSGC Ciamis vs PSIS Semarang di Pegadaian Championship: Tuan Rumah Hadapi Ujian Berat
Prediksi Susunan Pemain AS Roma vs Genoa: Santiago Castro Siap Jadi Andalan
Prediksi Skor Semen Padang vs PSMS di Championship: Kabau Sirah Bidik Kemenangan Kandang Perdana
Prediksi RANS Nusantara vs Persela Lamongan: Laskar Joko Tingkir Berburu Kemenangan di Malang

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022