Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00.23 WIB

Pasar Keuangan RI Babak Belur: IHSG Anjlok 10,75 Persen dan Rupiah Melemah Rp 18.027

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah kompak tersungkur pada perdagangan Jumat (16/10) setelah penyedia indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI) membuka konsultasi terkait proposal perubahan klasifikasi pasar saham Indonesia.

IHSG dibuka melemah 8,01 persen ke level 5.393,92 pada perdagangan Jumat pagi. Penurunan tersebut melampaui ambang batas yang memicu penghentian sementara perdagangan saham atau trading halt selama 30 menit.

Tekanan berlanjut dan membuat IHSG tercatat merosot 10,75 persen atau kehilangan 630,77 poin ke level 5.223. Pelemahan tersebut menjadi salah satu penurunan harian terdalam dalam sejarah pasar saham Indonesia.

Pada sesi pertama investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp 2,92 triliun di seluruh pasar dan bertahan hingga penutupan bursa. Angka ini berasal dari akumulasi pembelian sebesar Rp 5,2 triliun dan penjualan sebesar Rp 8,1 triliun.

Aksi jual asing pada Sesi I dan II didominasi oleh saham-saham big cap perbankan, terutama BBCA dengan net sell sebesar Rp 2 triliun, BBRI dengan net sell Rp 627,1 miliar, dan BMRI dengan net sell Rp 489,8 miliar.

Pergerakan Rupiah

Pada perdagangan akhir pekan, mata uang rupiah ditutup melemah 89 point sebelumnya sempat melemah 140 point dilevel Rp 18.027 dari penutupan sebelumnya di level Rp 17.938.

Analis Doo Financial, Lukman Leong, mengatakan rupiah ditutup melemah tajam terhadap dolar AS di tengah sentiment risk off domestik oleh kekuatiran downgrade MSCI.

“Perlemahan ini murni sentiment negatif domestik, indeks dolar AS sendiri terpantau menurun oleh meredanya sell off obligasi global,” ujar Lukman kepada JawaPos.com, Jumat (16/10).

Sebagaimana diketahui, Morgan Stanley Capital International (MSCI) membuka peluang untuk merubah klasifikasi pasar saham di Indonesia dari Emerging Market atau pasar berkembang menjadi Standalone Market atau pasar mandiri.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore