
Laksamana Sukardi. (Dok.JawaPoscom).
JawaPos.com - Mantan Menteri BUMN Era Megawati Soekarnoputri, Laksamana Sukardi menyoroti rencana Transfer ke Daerah (TKD) dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027.
Menurutnya, peningkatan TKD pada tahun 2027 perlu dilihat lebih jauh, khususnya terkait dengan basis perbandingannya. Dalam RAPBN 2027, TKD direncanakan sekitar Rp 735 triliun. Angka tersebut meningkat sekitar 5,5 persen dibandingkan outlook 2026.
Namun, pagu TKD pada 2025 pernah mencapai sekitar Rp 919 triliun. Dengan demikian, kenaikan TKD pada 2027 belum berarti alokasi transfer telah kembali ke tingkat sebelumnya
“Jadi ketika kita mendengar bahwa TKD naik, kita juga harus bertanya. naik dari basis yang mana?,” ujar Sukardi, dikutip Minggu (23/8)
Ia mencontohkan, seseorang yang sebelumnya menerima Rp 100, kemudian pendapatannya turun menjadi Rp 70. Pada tahun berikutnya, pendapatannya naik menjadi Rp 74, benar pendapatanya naik tapi belum pada posisi sebelumnya.
Menurutnya, TKD bukan sekadar merupakan angka transfer dalam APBN. Dana tersebut menopang berbagai kebutuhan pelayanan publik di daerah, mulai dari sekolah, guru, puskesmas, jalan, hingga pelayanan pemerintah yang langsung dirasakan masyarakat.
“Ia (TKD) membantu menopang sekolah, guru, puskesmas, jalan dan pelayanan pemerintah yang langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Sukardi mengatakan, pembahasan TKD juga tidak dapat dilepaskan dari kebijakan desentralisasi yang dijalankan Indonesia setelah Reformasi. Dengan begitu, Kekuasaan dan sumber daya tidak lagi seluruhnya dikonsentrasikan di Jakarta.
“Indonesia terlalu besar dan terlalu beragam untuk dikelola hanya dari satu titik. Karena itu transfer ke daerah bukan sekadar pos dalam APBN. Ia merupakan bagian dari arsitektur Republik,” ucapnya.
Menurut dia, tidak semua persoalan fiskal daerah berasal dari pemerintah pusat. Pemerintah daerah juga perlu meningkatkan efisiensi, memperbaiki kualitas belanja, serta meningkatkan pendapatan daerah.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022