
Karyawan berada di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (4/6/2026). IHSG diprediksi akan kembali menguat pada perdagangan Kamis (11/6) setelah ditutup naik sebesar 2,71 persen ke level 5.902 pada perdagangan Rabu (10/6). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan kembali menguat pada perdagangan Kamis (11/6) setelah ditutup naik sebesar 2,71 persen ke level 5.902 pada perdagangan Rabu (10/6).
Adapun, area penguatan terdekat IHSG diperkirakan berada pada rentang 5,594 hingga 6,065. Adapun level support berada di 5.594 dan 5,344, sedangkan level resistance berada di 5,941 dan 6,065.
Dalam analisisnya, MNC Sekuritas memperkirakan IHSG saat ini berada pada bagian dari wave (iv) dari wave 3. Berdasarkan proyeksi teknikal tersebut, IHSG masih memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan guna menguji area 6.065–6.256 sekaligus menguji posisi Moving Average 20 (MA20).
MNC Sekuritas merekomendasikan strategi Buy on Weakness untuk beberapa saham pilihan. Saham PT Amman Mineral Internasion Tbk. (AMMN) terkoreksi 2,93 persen ke level 3.310 disertai munculnya tekanan jual.
Pergerakan saham ini belum mampu menembus MA20. Analis memperkirakan, posisi AMMN sedang berada pada bagian dari wave (iv) dari wave [v]. Investor disarankan melakukan buy on weakness di rentang 3.130–3.280 dengan target harga 3.780 dan 4.100, serta stoploss di bawah 3.010.
Saham PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk. (BIPI) mencatatkan penguatan 0,68 persen ke level 147 dengan dukungan peningkatan volume pembelian. Posisi BIPI saat ini diperkirakan berada pada bagian dari wave 4 dari wave (C). Strategi buy on weakness disarankan pada rentang 135–142, dengan target harga 176 dan 193, serta stoploss di bawah 132.
Saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk. (MINA) bergerak flat di level 290, namun masih didominasi oleh volume pembelian. Pergerakan saham ini masih tertahan oleh cluster MA20 dan MA60.
Saat ini, MINA diperkirakan berada pada bagian awal dari wave [iii] dari wave C. Investor dapat melakukan buy on weakness di rentang 276–286 dengan target harga 328 dan 362, serta stoploss di bawah 264.
Saham PT Net Visi Media Tbk. (WIFI) WIFI menguat 0,98 persen ke level 1.545, meskipun dibarengi dengan munculnya tekanan jual. Saat ini, WIFI sedang membentuk bagian dari wave 4 dari wave (C). Strategi buy on weakness disarankan pada rentang 1.465–1.540 dengan target harga 1.735 dan 1.880, serta stoploss di bawah 1.425.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
