Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 13 Mei 2026 | 02.14 WIB

Laba Askrindo Naik 77 Persen Kuartal I 2026, Ekspansi Tetap Dibayangi Disiplin Risiko

PT Asuransi Kredit Indonesia atau Askrindo membukukan pendapatan premi senilai Rp1,16 triliun hingga 31 Maret 2026 - Image

PT Asuransi Kredit Indonesia atau Askrindo membukukan pendapatan premi senilai Rp1,16 triliun hingga 31 Maret 2026

JawaPos.com - PT Asuransi Kredit Indonesia atau Askrindo membukukan pendapatan premi senilai Rp1,16 triliun hingga 31 Maret 2026, meningkat sekitar 10 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Direktur Kepatuhan, SDM dan Manajemen Risiko Askrindo R. Mahelan Prabantarikso mengatakan perusahaan menitikberatkan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan dalam menjalankan bisnisnya.

“Kami memastikan bahwa pertumbuhan yang dicapai bukan hanya cepat, tetapi juga berkualitas,” kata Direktur Kepatuhan, SDM dan Manajemen Risiko Askrindo R. Mahelan Prabantarikso dalam taklimat media di Semarang, Jawa Tengah dikutip dari Antara, Selasa (12/5).

Kenaikan premi terutama disumbang oleh lini asuransi umum yang mengalami lonjakan pertumbuhan hingga 44 persen. Di saat yang sama, laba perusahaan juga meningkat 77 persen secara tahunan, meski nilai pastinya belum dipublikasikan.

Askrindo menyebut capaian positif pada triwulan pertama 2026 melanjutkan performa perusahaan sepanjang tahun sebelumnya. Dalam laporan keuangan unaudited, perseroan mencatat premi bruto sebesar Rp4,44 triliun dengan hasil underwriting netto mencapai Rp1,28 triliun.

Secara konsolidasi, total aset perusahaan tercatat sekitar Rp32,9 triliun, sedangkan ekuitas meningkat menjadi sekitar Rp9,4 triliun.

“Kami melihat bahwa kinerja 2025 bukan sekadar pertumbuhan angka, tetapi hasil dari fondasi yang kami bangun secara konsisten, khususnya dalam penguatan tata kelola, manajemen risiko, dan kualitas underwriting. Ini yang menjadi kunci keberlanjutan bisnis kami ke depan,” ujar Mahelan.

Untuk menjaga momentum pertumbuhan, Askrindo menerapkan strategi diversifikasi portofolio yang bertumpu pada tiga fokus utama. Pertama, memperkuat bisnis yang berasal dari penugasan pemerintah sebagai basis utama perusahaan. Kedua, memperluas layanan bagi segmen BUMN dan korporasi secara lebih spesifik. Ketiga, mengembangkan pasar ritel melalui produk seperti asuransi mikro, asuransi parametrik, asuransi perjalanan, hingga asuransi kendaraan bermotor.

Perusahaan menilai strategi tersebut penting untuk memperluas cakupan layanan sekaligus memperdalam penetrasi pasar di berbagai segmen usaha.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore