Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 11 Mei 2026 | 20.15 WIB

GMF Cetak Laba Rp107 Miliar di Kuartal I 2026, Melonjak 78 Persen

PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk atau GMF mencatat laba berjalan sebesar 6,76 juta dolar AS atau sekitar Rp107 miliar pada kuartal I 2026. (Antara) - Image

PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk atau GMF mencatat laba berjalan sebesar 6,76 juta dolar AS atau sekitar Rp107 miliar pada kuartal I 2026. (Antara)

JawaPos.com - PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk atau GMF mencatat laba berjalan sebesar 6,76 juta dolar AS atau sekitar Rp107 miliar pada kuartal I 2026. Capaian tersebut melonjak 78,28 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar 3,79 juta dolar AS.

Direktur Utama, Andi Fahrurrozi, mengatakan pertumbuhan laba didorong oleh peningkatan pendapatan perusahaan yang mencapai 114,94 juta dolar AS hingga akhir Maret 2026. Angka itu naik 20,53 persen dibanding pendapatan kuartal I 2025 yang tercatat sebesar 95,36 juta dolar AS.

“Pencapaian di kuartal pertama 2026 ini melampaui pertumbuhan tahun sebelumnya, menandakan efektivitas strategi pemulihan dan penguatan kapabilitas yang tengah kami jalankan,” ujar Andi seperti dikutip dari Antara, Senin (11/5).

Menurut dia, perbaikan kinerja keuangan tersebut berjalan beriringan dengan sejumlah pencapaian strategis di sisi operasional pada berbagai lini usaha perseroan.

Salah satu pencapaian penting GMF pada awal tahun ini ialah keberhasilan menyelesaikan full overhaul pertama secara mandiri untuk mesin CFM56-5B milik Citilink. Proyek tersebut didukung pendanaan dari Danantara.

Di pasar global, GMF juga memperluas jaringan pelanggan dengan menggandeng maskapai asal Korea Selatan, yakni Airzeta dan T'way Air. Selain itu, perusahaan turut menuntaskan sejumlah proyek strategis, seperti overhaul pesawat A330 milik Korean Air serta penggantian landing gear untuk Fiji Airways.

Tak hanya fokus di sektor aviasi, GMF juga memperluas bisnis ke sektor non-penerbangan dengan menyelesaikan proyek normalisasi PLTG MPP Balai Pungut TM2500 #3 milik PLN Batam. Langkah ini memperkuat kontribusi perusahaan terhadap pengembangan infrastruktur energi nasional.

Di sisi permodalan, posisi ekuitas perusahaan ikut mengalami penguatan. Hingga 31 Maret 2026, total ekuitas GMF tercatat mencapai 140,58 juta dolar AS, meningkat dibanding posisi akhir 2025 sebesar 114,57 juta dolar AS.

Andi menjelaskan peningkatan tersebut berasal dari akumulasi laba berjalan dan realisasi aksi korporasi melalui penerbitan saham baru yang memperkuat struktur keuangan perusahaan.

“Kami optimis momentum positif ini akan terus berlanjut. Fokus kami tetap pada keunggulan layanan, diversifikasi bisnis, dan penguatan struktur permodalan untuk memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan,” tukasnya.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore