
PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) membukukan kinerja impresif pada kuartal I 2026 dengan pendapatan melonjak 196,96 persen secara tahunan menjadi Rp 20,16 triliun. (ANTARA)
JawaPos.com - PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) membukukan kinerja impresif pada kuartal I 2026 dengan pendapatan melonjak 196,96 persen secara tahunan menjadi Rp 20,16 triliun, dibandingkan Rp 6,78 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
Kenaikan tersebut turut mendorong laba bersih perseroan yang melesat 189,48 persen (yoy) dari Rp 149,75 miliar menjadi Rp 433,49 miliar.
“Perseroan mengawali tahun 2026 dengan kinerja yang sangat positif, didukung oleh pertumbuhan volume penjualan dan penguatan harga emas global,” ujar Direktur Utama HRTA Sandra Sunanto seperti dikutip dari Antara, Senin (11/5).
Sandra mengatakan perseroan akan terus memperkuat ekosistem bisnis emas yang terintegrasi, meningkatkan kapasitas produksi, dan memperluas jaringan distribusi untuk menjaga momentum pertumbuhan jangka panjang.
Dari sisi operasional, volume penjualan emas murni HRTA tercatat naik 75,18 persen secara tahunan menjadi 7,83 ton. Sementara itu, rata-rata harga jual atau average selling price (ASP) meningkat 71,01 persen menjadi Rp 2.567.213 per gram.
Kontribusi pendapatan terbesar masih berasal dari segmen grosir yang menyumbang 90,60 persen terhadap total penjualan, termasuk dari bullion bank dan sejumlah bank syariah. Adapun segmen ritel menyumbang 9,13 persen dan bisnis gadai sebesar 0,26 persen.
Perseroan menilai dinamika harga emas sepanjang April 2026 dipengaruhi berbagai sentimen global dan domestik, mulai dari konflik di Timur Tengah, pergerakan harga minyak dunia, ekspektasi arah kebijakan suku bunga The Fed, hingga langkah Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.
Pada April 2026, harga emas bergerak di kisaran USD 4.717 per troy ounce setelah sempat menembus level lebih dari USD 4.800 per troy ounce di awal tahun.
Di pasar domestik, harga emas dalam rupiah juga terus menguat seiring pelemahan rupiah dan tingginya permintaan aset safe haven. Secara year to date (ytd), harga emas domestik naik sekitar 11 persen hingga mencapai Rp2,6 juta per gram.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
