Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono. (YouTube BPS)
JawaPos.com – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat total nilai impor pada Januari 2026 mencapai USD 21,20 miliar atau tumbuh 18,21 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kenaikan tersebut terjadi baik pada sektor migas maupun non-migas.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik, Ateng Hartono, mengungkapkan bahwa nilai impor migas sebesar 3,17 miliar USD atau meningkat 27,52 persen secara tahunannya,
Sementara itu, impor non-migas tercatat senilai USD 18,04 miliar atau naik 16,71 persen secara tahunan. Ateng menjelaskan, peningkatan ini terutama didorong oleh kinerja impor non-migas.
“Peningkatan nilai impor secara tahunan ini terutama didorong oleh peningkatan impor non-migas dengan andil impor non-migas sebesar 14,40 persen,” kata Ateng dalam konferensi pers di Jakata, Senin (2/3).
Jika dilihat berdasarkan penggunaannya, seluruh golongan barang impor mengalami kenaikan secara tahunan. Nilai impor barang konsumsi naik 11,81 persen. Adapun impor bahan baku atau penolong sebagai pendorong utama kenaikan impor tumbuh 14,67 persen dengan andil sebesar 10,61 persen.
Tak hanya itu, impor barang modal juga melonjak cukup tinggi yakni 35,32 persen dibandingkan Januari 2025. Kenaikan impor barang modal ini menjadi sinyal meningkatnya aktivitas investasi dan produksi di dalam negeri pada awal tahun.
Dari sisi komoditas, terdapat tiga kelompok utama non-migas yang mendominasi impor Indonesia pada Januari 2026, yakni mesin perlengkapan elektrik, mesin perlengkapan mekanis, serta plastik dan barang dari plastik. Ketiga komoditas ini memberikan kontribusi atau share sebesar 37,54 persen terhadap total impor non-migas.
Secara rinci, nilai impor mesin perlengkapan elektrik tercatat sebesar USD 2,92 miliar dengan volume 0,18 juta ton. Kemudian mesin dan peralatan mekanis sebesar USD 2,90 miliar dengan volume 0,41 juta ton.
"Sementara plastik dan barang dari plastik mencapai USD 0,95 miliar dengan volume 0,62 juta ton. Nilai dan volume ketiga komoditas tersebut sama-sama mengalami kenaikan dibandingkan Januari 2025," bebernya.
Dari sisi negara asal, tiga besar pemasok utama impor Indonesia pada Januari 2026 adalah Tiongkok, Australia, dan Jepang. Ketiga negara tersebut menyumbang share sebesar 54,92 persen terhadap total impor Indonesia.
Khusus impor non-migas dari Tiongkok tercatat sebesar USD 7,89 miliar, didominasi oleh mesin dan perlengkapan elektrik (HS 85) dengan share 23,42 persen dan tumbuh 49,79 persen secara tahunan. Sementara impor non-migas dari Australia sebesar USD 1,07 miliar, terutama logam mulia dan perhiasan (HS 71) dengan share 47,54 persen dan melonjak 634,30 persen secara year on year.
"Ternyata perhiasan atau logam mulia banyak diimpor dari Australia dengan sharenya yaitu 47,54 persen. Impor logam mulia dan perhiasan tersebut tumbuh 634,30 persen secara year on year," tutur Ateng.
"Sedangkan impor non-migas dari Jepang sebesar USD 0,95 miliar. Terutama didominasi oleh impor mesin dan peralatan mekanik atau HS84 dengan sharenya 20,68 persen tetapi ini mengalami penurunan sebesar 21,20 persen secara year on year," tukasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022