
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebut anggaran untuk iuran keanggotaan Board of Peace atau Dewan Perdamaian Gaza berpotensi mengambil sebagian dari APBN. (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa akhirnya angkat bicara terkait terjadinya trading halt di Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini, Kamis (29/1). Purbaya menegaskan bahwa gejolak yang terjadi di pasar saham tidak mencerminkan kondisi fundamental ekonomi Indonesia.
“Yang saya bisa pastikan adalah fondasi ekonomi kita enggak bermasalah, dan ke depan justru akan semakin cepat,” ujar Purbaya kepada awak media di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (29/1).
Menurutnya, reaksi pasar yang terjadi saat ini lebih dipicu oleh faktor psikologis investor yang kaget terhadap kemungkinan perubahan persepsi global terhadap pasar Indonesia. Salah satunya terkait wacana penilaian Indonesia sebagai pasar frontier.
“Ini mungkin orang shock dengan possibility kita pasarnya dianggap pasar frontier level,” ujarnya.
Meski demikian, Purbaya menegaskan pemerintah tidak melihat hal tersebut sebagai ancaman serius. Ia optimistis fundamental ekonomi nasional tetap solid dan mampu menopang kinerja pasar keuangan. “Tapi saya enggak akan turun ke sana, karena fondasi kita bagus,” tegasnya.
Purbaya juga menyampaikan bahwa sejumlah catatan dan kekurangan yang disampaikan lembaga indeks global MSCI akan segera ditindaklanjuti. Pemerintah melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berkomitmen melakukan perbaikan struktural agar kepercayaan investor tetap terjaga.
“Nanti kekurangan-kekurangan yang disebutkan MSCI akan diperbaiki oleh Pak Mahendra (Ketua OJK),” jelasnya.
Ia menambahkan, Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar dijadwalkan akan memberikan penjelasan lebih lanjut kepada pelaku pasar. “Nanti Pak Mahendra akan bicara di bursa, mungkin siang hari ini,” pungkas Purbaya.
Sebelumnya, Bursa Efek Indonesia menyampaikan telah melakukan pembekuan sementara perdagangan atau Trading Halt akibat penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mencapai 8 persen, pada Kamis (29/1).
BEI memastikan kebijakan trading halt ini sebagai upaya dalam rangka menjaga perdagangan saham agar selalu teratur, wajar, dan efisien.
Dalam hal ini kebijakan trading hal ini telah sesuai dengan Peraturan Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas dan diatur lebih lanjut pada Surat Keputusan Direksi BEI nomor Kep-00002/BEI/04-2025.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Prediksi Skor Al-Hilal vs Al-Gharafa di Liga Champions Asia: Gabriel Martinelli Cetak Gol Lagi!
Prediksi Genoa vs Sudtirol: Rotasi De Rossi Jadi Sorotan, Laga Coppa Italia Bisa Berlangsung Sengit
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Osasuna di Liga Spanyol: Los Colchoneros Menang di Metropolitano

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022