
Presiden Direktur BCA Hendra Lembong melaporkan, kinerja BCA membukukan laba bersih Rp 57,5 triliun pada 2025, tumbuh 4,9 persen YoY. (ANTARA)
JawaPos.com - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan entitas anak membukukan laba bersih sebesar Rp 57,5 triliun pada tahun 2025, tumbuh 4,9 persen secara tahunan (year on year/yoy) apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Kinerja laba turut ditopang oleh perbaikan rasio cost to income (CIR) yang menurun dari 31,47 persen pada 2024 menjadi 30,74 persen pada 2025.
“BCA berterima kasih kepada seluruh nasabah atas kepercayaan dan dukungannya kepada kami. Hal tersebut menjadi motivasi kami terus bergerak dan berkontribusi bagi ekonomi di seluruh penjuru Tanah Air. Dukungan besar dari pemerintah dan otoritas membantu kami melewati 2025 dan menorehkan kinerja positif,” kata Presiden Direktur BCA Hendra Lembong di Jakarta, Selasa (27/1).
Perseroan mencatat, pendapatan bunga bersih (net interest income) tumbuh 4,1 persen yoy, dan pendapatan selain bunga naik 16 persen yoy. Secara total, pendapatan operasional BCA meningkat sebesar 5,4 persen yoy.
Dari sisi intermediasi, total kredit BCA tumbuh 7,7 persen yoy menjadi Rp 993 triliun per Desember 2025. Secara rata-rata, pertumbuhan kredit BCA mencapai 10,8 persen sepanjang 2025.
Penyaluran kredit BCA terdistribusi ke berbagai sektor, di antaranya manufaktur, perdagangan, restoran, hotel dan rumah tangga. Hal ini, catat BCA, selaras dengan komitmen perseroan mendukung pertumbuhan perekonomian Indonesia.
Kredit usaha yang disalurkan BCA tumbuh 9,9 persen yoy mencapai Rp 756,5 triliun per Desember 2025, sejalan dengan komitmen perseroan dalam mendukung perkembangan dunia usaha nasional.
Sementara pembiayaan konsumer terjaga sebesar Rp 224,1 triliun, didukung kredit pemilikan rumah (KPR) hingga Rp 142,3 triliun serta kredit kendaraan bermotor (KKB) sebesar Rp 56,6 triliun. BCA juga mendukung penyaluran KPR subsidi atau FLPP swasta sejak Oktober 2025.
Adapun outstanding pinjaman konsumer lain, dalam hal ini mayoritas kartu kredit, tercatat tumbuh 9,8 persen yoy menjadi Rp 25,2 triliun.
Secara khusus, BCA mencatat kredit ke sektor-sektor berkelanjutan tumbuh 11,7 persen yoy menjadi Rp 255 triliun per Desember 2025, setara 25,8 persen terhadap total portofolio pembiayaan.
Hal ini didukung meningkatnya pembiayaan ke sektor energi baru terbarukan hingga dua kali lipat yoy menjadi Rp 6,2 triliun. Selain itu, kredit kendaraan bermotor listrik tumbuh 53 persen yoy mencapai Rp 3,6 triliun.
Perseroan mencatat bahwa kualitas kredit tetap terjaga sepanjang 2025, tecermin dari rasio loan at risk (LAR) yang membaik ke 4,8 persen dibandingkan 5,3 persen pada tahun sebelumnya.
Rasio kredit bermasalah (NPL) terkendali di 1,7 persen dan pencadangan NPL serta LAR memadai, masing-masing sebesar 183,8 persen dan 71,6 persen.
Sementara itu, dari sisi penghimpunan dana, total dana pihak ketiga (DPK) BCA tumbuh 10,2 persen yoy mencapai Rp 1.249 triliun per akhir Desember 2025. Dana giro dan tabungan (CASA) naik 13,1 persen yoy hingga Rp1.045 triliun.
Dari sisi transaksi digital, total frekuensi transaksi BCA pada 2025 naik 17 persen yoy mencapai 42 miliar. Pada puncaknya, BCA pernah memproses transaksi hingga hampir 300 juta dalam satu hari. Adapun frekuensi transaksi mobile banking dan internet banking tumbuh 19 persen yoy.
Hendra menyampaikan, perseroan terus mengembangkan aplikasi myBCA yang pada 2025 dilengkapi berbagai fitur baru.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
Prediksi Skor Bournemouth vs Lincoln City di Carabao Cup: The Cherries Menang Lewat Adu Penalti
Kronologi Kecelakaan Maut BYD M6 di Kembangan Jakbar, Ibu dan Anak Meninggal di TKP
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Fenerbahce vs Roma di Liga Champions: Duel Seru Berpotensi Seri
Kasus Keracunan MBG Berastagi Sisakan Masalah Serius, Siswa Alami Gangguan Saraf hingga Jantung
Prediksi Skor Sporting Lisbon vs Galatasaray di Liga Champions: Leões Sikat Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Crystal Palace vs Middlesbrough di Carabao Cup: The Boro Siap Permalukan Tuan Rumah
Polisi Sebut Human Error Dibalik Kecelakaan Maut BYD M6 yang Tewaskan Sekeluarga di Kembangan Jakbar
