
Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk. Jahja Setiaatmadja memberikan paparan saat acara BCA Berbagi Ilmu di kampus UI, Depok, Jawa Barat, Senin (21/4/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) tercatat pernah mencapai level tertinggi dalam kurun satu tahun terakhir mencapai Rp 10.950 per lembar, pada 23 September 2024. Harga ini tercatat naik Rp 1.175 atau 12,02 persen.
Namun, seiring dengan folatilitas pasar yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir, harga saham BCA kini berada di level Rp 8000-an. Pada kondisi ini, pasar masih berekspektasi saham BCA bisa kembali ke level Rp 10.000.
Lantas, apakah harga saham BBCA bisa kembali tembus ke level Rp 10.000?
Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja menyampaikan dirinya tak bisa memprediksi arah harga saham yang dipimpinnya. Ia hanya menargetkan bahwa BCA bisa terus menjaga fundamental perseroaan agar tetap solid.
"Kalau ditanya apakah bisa kembali ke level Rp 10.000. Nah untungnya saya bukan fortune teller. Saya nggak punya bola kaca yang digosok-gosok melintir dia keluar angka gitu ya. Jadi saya jujur katakan nggak tahu," kata Jahja dalam konferensi pers belum lama ini.
"Bisa saja tercapai sebelum akhir tahun, bisa tahun depan. Jujur nggak tahu dan kita juga memang tidak, target kita harga saham. Kita targetnya menjaga performance kita, profit kita, return on asset, return on equity," sambung Jahja.
Kemudian, selain itu, Jahja menuturkan bahwa perseroan fokus terhadap cost ratio, cost income ratio. Lalu, menjaga non-performing loss (NPL) serta LAR.
Tak hanya itu, Jahja juga mengaku bahwa perseroan akan terus memperhatikan kualitas pemberian pinjaman yang bagus dan memang memiliki prospek.
"Itu yang kita kerjakan otomatis. Kalau fundamental performance kita bagus, maka harga saham otomatis akan meningkat," tutur Jahja.
"Jadi saya pikir kita sendiri nggak ada target mau berapa harga saham dan kita juga nggak tahu kapan itu akan terjadi," pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022